Cak Imin Masuk Bursa Ketum PBNU, Statusnya sebagai Ketua PKB Jadi Sorotan
JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Perebutan kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU semakin menarik perhatian. Nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kini ikut disebut dalam bursa calon pemimpin PBNU.
Wacana pencalonan Cak Imin bukan sekadar soal pergantian kepemimpinan di tubuh NU. Posisi Muhaimin sebagai Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto membuat isu tersebut bersinggungan dengan peta politik nasional menuju Pemilu 2029.
Dorongan agar Cak Imin maju salah satunya disampaikan Gus Muwafiq. Melalui media sosial, Gus Muwafiq menilai hubungan Muhaimin dengan Presiden Prabowo cukup baik.
"Hubungan dengan Pak Prabowo juga bagus," ujar Gus Muwafiq, seraya mendorong, "kalau bisa, Cak Imin itu yang coba nyalon juga." lanjutnya.
Namun, wacana tersebut langsung berhadapan dengan persoalan lain. Muhaimin sampai saat ini masih menjadi Ketua Umum PKB, sebuah partai politik yang menjalankan aktivitas politik praktis.
Calon Ketua Umum PBNU, Gus Salam atau KH Abdussalam Shohib, menilai posisi tersebut perlu diperjelas apabila Cak Imin benar-benar ingin maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.
Menurut Gus Salam, Cak Imin seharusnya terlebih dahulu melepaskan jabatan kepemimpinannya di PKB sebelum mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU.
Editor : Arif Ardliyanto