Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Curi Tiang Rambu Dishub, Kakek 67 Tahun Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan
Advertisement . Scroll to see content

Polri Kerahkan 3 Kapal Polisi untuk Cari Korban KM Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 | 19:40 WIB
  • author Lukman Hakim
Polri Kerahkan 3 Kapal Polisi untuk Cari Korban KM Virgo Transport 8
Polri mengerahkan 3 Kapal Polisi untuk mencari korban KM Virgo Transport 8. (Foto : Istimewa).

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Sebanyak 118 orang masih dalam pencarian setelah KM Virgo Transport 8 hilang kontak dan dilaporkan tenggelam di perairan Tanjung Selatan, Kalimantan Selatan, sekitar Pulau Masalembu. 

Polri memperkuat operasi SAR dengan mengerahkan tiga Kapal Polisi untuk memperluas pencarian dan mempercepat evakuasi korban.

Berdasarkan data sementara hingga Minggu (13/9/2026) pukul 09.00 WIB, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Mereka terdiri atas sekitar 215 penumpang dan 30 awak kapal.

Kapal dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA. Posisi terakhir diperkirakan berada sekitar 86 mil laut dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Dari total 243 orang yang berada di kapal, sebanyak 125 orang telah dievakuasi. Rinciannya, 124 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam pencarian.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas utama dalam operasi SAR tersebut.

“Polri memberikan dukungan penuh dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8. Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih dalam proses pencarian,” ujar Trunoyudo, Minggu (13/9/2026).

Untuk memperkuat pencarian di laut, Korpolairud Baharkam Polri memberangkatkan tiga Kapal Polisi terdekat menuju lokasi kejadian.

Pertama, KP Laksmana-7012 yang berada dalam posisi BKO Kalsel. Kapal ini berjarak sekitar 80 mil laut dari lokasi dengan estimasi waktu tempuh tujuh jam.

Kedua, KP Ibis-6001 yang berada dalam posisi BKO Kalimantan Tengah dengan jarak sekitar 103 mil laut dan estimasi waktu tempuh sembilan jam.

Ketiga, KP Manyar-5003 yang berada dalam posisi BKO Surabaya. Kapal tersebut berjarak sekitar 200 mil laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 24 jam.

Ketiga kapal telah melakukan persiapan bekal ulang sebelum diberangkatkan untuk memperkuat pencarian dan evakuasi.

Selain tiga Kapal Polisi, operasi SAR melibatkan KN Laksamana milik Basarnas, KNP 382 milik KSOP, sejumlah kapal lainnya, serta dua helikopter, masing-masing dari Polda Kalimantan Tengah dan Basarnas Surabaya.

Basarnas mengerahkan 20 personel yang dipimpin Capt. Jahrudin. Sementara KSOP mengerahkan 10 personel menggunakan KNP 382 yang berangkat menuju lokasi sejak pukul 07.00 WITA.

“Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga Kapal Polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya,” kata Trunoyudo.

Karena KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya, Polda Jawa Timur turut memperkuat penanganan. Ditpolairud Polda Jatim menyiapkan sembilan personel untuk mendukung operasi SAR dan koordinasi dengan Basarnas serta instansi terkait.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga membuka Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara. Posko tersebut melibatkan personel kepolisian, tim kesehatan, Biddokkes dan DVI Polda Jatim, serta BPBD Jatim.

Polri juga menyiapkan dukungan Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi korban. Enam posko DVI didirikan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, mencakup posko antemortem dan postmortem.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut