Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pesantren di Surabaya Diajarkan Peka Terhadap Bencana, Santri Dilatih Hadapi Situasi Darurat
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Begini Cara Penanganan Kejadian di Surabaya Saat Warga Panik, Ada Peran Aktif Psikolog

Rabu, 16 September 2026 | 08:14 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Terungkap! Begini Cara Penanganan Kejadian di Surabaya Saat Warga Panik, Ada Peran Aktif Psikolog
Command Center 112 Surabaya tak hanya mengandalkan kecepatan. Ada call taker, tenaga medis, hingga psikolog yang membantu menilai dan menangani laporan darurat warga. Foto istimewa

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kecepatan menjadi salah satu kunci dalam menangani laporan kedaruratan. Namun di balik respons cepat Command Center 112 Surabaya, ternyata ada proses asesmen yang dilakukan sejak warga pertama kali mengangkat telepon.

Petugas yang menerima panggilan tidak sekadar mencatat laporan dan meneruskannya kepada tim lapangan. Mereka harus menggali informasi, membaca situasi, melakukan penilaian awal, hingga menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Sistem tersebut dijalankan melalui peran call taker yang menjadi pintu pertama layanan Command Center 112 Surabaya. Dalam menjalankan tugasnya, mereka mendapat dukungan tenaga medis dan psikolog untuk menghadapi berbagai jenis laporan yang masuk.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti, mengatakan kemampuan melakukan asesmen menjadi bagian penting dari tugas call taker.

Menurutnya, petugas telah mendapatkan pembekalan Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikologis. Bekal tersebut diperlukan agar petugas mampu berkomunikasi dengan pelapor sekaligus memahami kondisi yang sedang dihadapi.

“Call taker tidak hanya menerima telepon. Mereka sudah dibekali Psychological First Aid (PFA) atau penanganan psikologis, sehingga ketika menerima laporan bisa melakukan asesmen awal, menimbang kondisinya, kemudian menentukan langkah berikutnya,” ujar Linda.

Setelah mendapatkan gambaran mengenai kondisi di lapangan, call taker kemudian berkoordinasi dengan petugas teknis maupun pos terdekat. Informasi mengenai lokasi menjadi salah satu hal yang harus dipastikan agar tim dapat bergerak menuju titik kejadian secara tepat.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut