Bukan Sekadar Lomba, 153 Tim Mahasiswa Berebut Hadiah Rp934 Juta Lewat Inovasi Kendaraan Listrik
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mulai unjuk kemampuan dalam ajang PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) 2026. Bukan hanya dituntut melahirkan gagasan, peserta juga harus membuktikan bahwa ide mereka bisa diwujudkan menjadi inovasi di bidang energi dan kendaraan listrik.
Sebanyak 153 tim mahasiswa dari 82 perguruan tinggi ambil bagian dalam kompetisi nasional yang digelar PT PLN (Persero) melalui PLN Puslitbang bersama Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Kompetisi tersebut resmi dimulai melalui Grand Launching PLN ICE 2026 di Gedung Research Center ITS, Surabaya. Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh bersama Rektor ITS.
Tahun ini, PLN ICE menghadirkan empat kategori kompetisi. Masing-masing yakni Startup Competition, Electric Go Kart, Micro EV Car, dan Drag Race EV.
Dari kategori kendaraan listrik, tercatat 15 tim mengikuti Electric Go Kart, 10 tim berlaga di Micro EV Car, sedangkan 16 tim lainnya berkompetisi dalam Drag Race EV.
Sementara itu, Startup Competition mendapat perhatian khusus karena skema kompetisinya mengalami perubahan dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Jika sebelumnya kompetisi lebih banyak menyasar startup pada tahap early stage, PLN ICE 2026 kini membuka kesempatan bagi mahasiswa yang masih berada dalam tahap ideation atau pengembangan gagasan awal.
Artinya, mahasiswa yang belum memiliki produk minimum viable product (MVP) tetap dapat mengikuti kompetisi. Mereka nantinya mendapatkan pembinaan untuk mengembangkan ide hingga menjadi konsep yang lebih matang.
Project Officer PLN ICE 2026 Annasya Nevi Matirta mengatakan, peserta Startup Competition juga mendapat kesempatan memperoleh pendanaan untuk membantu merealisasikan gagasan yang mereka bawa.
"Peserta juga akan mendapatkan pendanaan untuk membantu merealisasikan idenya, serta mengikuti bootcamp dan mentoring selama proses pengembangan," ujar Annasya.
Perubahan pola tersebut turut berdampak pada jumlah peserta. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya pendaftar Startup Competition berada di kisaran 80 peserta, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 165 peserta.
Peserta yang lolos akan menjalani serangkaian proses pengembangan, mulai dari bootcamp, monitoring, pitching hingga pembuatan dan pengembangan prototipe. Seluruh proses tersebut akan bermuara pada Final and Demo Day yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Mahasiswa Ditantang Bangun Kendaraan Listrik
PLN ICE 2026 tidak hanya berbicara tentang konsep bisnis dan startup. Kemampuan mahasiswa dalam menerapkan teknologi kendaraan listrik juga menjadi bagian penting dalam kompetisi.
Pada kategori Electric Go Kart, Micro EV Car, dan Drag Race EV, peserta ditantang menerjemahkan pengetahuan akademik ke dalam karya nyata. Prosesnya mencakup perancangan, pembangunan, pengujian hingga pengembangan kendaraan listrik.
Dengan demikian, kompetisi tidak berhenti pada tahap membuat desain. Mahasiswa juga harus menghadapi persoalan teknis yang muncul ketika gagasan tersebut diwujudkan menjadi kendaraan yang dapat diuji.
ITS sendiri mengirimkan tujuh tim untuk berkompetisi dalam PLN ICE 2026. Sebanyak dua tim mengikuti Startup Competition, empat tim berlaga di Electric Go Kart, dan satu tim mengikuti Micro EV Car.
Rangkaian peluncuran kompetisi juga diisi dengan Workshop Rancang Bangun serta Seminar Motivasi Bisnis. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan peserta, baik dari sisi teknis maupun pemahaman mengenai pengembangan bisnis.
General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh mengatakan, PLN ICE tidak hanya diarahkan untuk menemukan gagasan terbaik. Kompetisi tersebut juga diharapkan mampu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan inovasinya lebih jauh.
"Melalui PLN ICE 2026, kami tidak hanya mencari ide terbaik, tetapi juga mendorong agar inovasi yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Kami berharap ajang ini dapat menjadi jembatan antara talenta muda, dunia akademik, industri, dan PLN," kata Mochamad Soleh.
Hadiah Capai Rp934 Juta
Selain kesempatan mengembangkan gagasan dan kemampuan teknis, PLN ICE 2026 menyediakan total hadiah yang mencapai lebih dari Rp934 juta.
Rinciannya, hadiah untuk kategori Electric Go Kart mencapai lebih dari Rp542 juta, Micro EV Car sebesar Rp200 juta, Drag Race EV Rp100 juta, sedangkan Startup Competition mendapatkan alokasi Rp92 juta.
Khusus peserta Startup Competition, terdapat pula peluang pendanaan pengembangan hingga Rp7 juta sesuai mekanisme dan ketentuan program.
Besarnya nilai hadiah tersebut menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang dirancang tidak hanya untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya, tetapi juga mendorong mereka memahami proses pengembangan sebuah inovasi.
Dalam prosesnya, peserta dituntut mampu mengelola proyek, bekerja dalam tim, memecahkan persoalan teknis maupun bisnis, mempresentasikan gagasan, serta mengembangkan konsep agar memiliki nilai guna.
Keterlibatan 153 tim dari 82 perguruan tinggi juga mempertemukan mahasiswa dengan lingkungan akademik, industri dan PLN dalam satu rangkaian pengembangan teknologi.
Melalui PLN ICE 2026, pengembangan inovasi mahasiswa diarahkan tidak berhenti pada kompetisi. Gagasan mengenai kendaraan listrik maupun teknologi energi diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan industri.
Editor: Arif Ardliyanto