Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 17 Juta Suara Pemilu 2024 Tak Terwakili di DPR, PPP Minta Ambang Batas Parlemen Dievaluasi Total
Advertisement . Scroll to see content

Gagal ke Senayan, PPP Kini Bidik Madura untuk Bangkit di Pemilu 2029

Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:24 WIB
  • author Diwan Mohammad Zahri
Gagal ke Senayan, PPP Kini Bidik Madura untuk Bangkit di Pemilu 2029
PPP mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Ketum PPP Muhamad Mardiono menargetkan partai kembali memperoleh kursi DPR RI melalui konsolidasi hingga tingkat ranting. Foto iNewsSurabaya.id/diwan

SAMPANG, iNewsSurabaya.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai memanaskan mesin politik setelah gagal mendapatkan kursi di DPR RI pada Pemilu sebelumnya. Partai berlambang Ka'bah itu kini memasang target besar untuk kembali menempatkan wakilnya di Senayan pada Pemilu 2029.

Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono menegaskan, target tersebut tidak cukup hanya dengan mengandalkan popularitas partai. Konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dinilai menjadi fondasi penting untuk mengembalikan kekuatan politik PPP.

Mardiono menyampaikan hal itu saat menghadiri silaturahmi dan konsolidasi struktural DPC PPP Kabupaten Sampang, Senin (5/10/2026). Pertemuan tersebut diikuti jajaran pengurus DPW PPP Jawa Timur, Ketua DPC PPP se-Madura, kader, hingga simpatisan.

Menurut Mardiono, konsolidasi menjadi langkah awal untuk membenahi sekaligus memperkuat mesin partai. Di saat yang sama, kader PPP diminta kembali membangun kedekatan dengan masyarakat.

“PPP harus bangkit dan kembali menjadi kekuatan besar politik nasional. Seluruh kader harus bergerak bersama rakyat dan hadir memberikan solusi atas persoalan masyarakat. Kita ingin PPP kembali berjaya dan kembali kuat di Senayan pada 2029,” kata Mardiono.

Mardiono menilai kekuatan struktur partai di daerah akan sangat menentukan kemampuan PPP dalam mendulang suara pada Pemilu 2029. Karena itu, kerja politik tidak boleh berhenti pada jajaran elite maupun pengurus tingkat provinsi dan kabupaten.

Seluruh struktur PPP, mulai DPW, DPC hingga ranting, diminta bekerja secara terukur dan terstruktur. Penguatan organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi modal untuk meningkatkan elektabilitas sekaligus perolehan suara partai.

Jawa Timur, terutama wilayah Madura, menjadi salah satu kawasan yang dinilai memiliki posisi penting dalam peta politik nasional. Karena itu, Mardiono meminta kader di daerah tersebut memberikan perhatian serius terhadap penguatan struktur dan hubungan dengan masyarakat.

“Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam peta politik nasional. Karena itu, seluruh kader dan pengurus harus memperkuat kerja-kerja elektoral dari tingkat DPW, DPC hingga ranting,” ujarnya.

Meski target kursi DPR RI menjadi salah satu agenda utama, Mardiono mengingatkan agar konsolidasi organisasi tidak semata-mata dilakukan untuk mengejar kepentingan elektoral.

Menurut dia, keberadaan struktur PPP di tengah masyarakat harus dibuktikan melalui kerja nyata. Kader dituntut mampu memahami persoalan warga dan memberikan kontribusi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Konsolidasi organisasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai kepentingan politik, tetapi juga sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Pesan tersebut secara khusus disampaikan kepada jajaran PPP Kabupaten Sampang. Mardiono meminta kepengurusan yang ada menjadikan amanah organisasi sebagai kesempatan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, kader diminta tetap menjaga nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas PPP sekaligus memastikan keberadaan partai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Target PPP Kembali ke Senayan pada 2029

Mardiono optimistis PPP mampu mengembalikan kursi di DPR RI pada Pemilu 2029. Namun, target tersebut membutuhkan soliditas internal serta kerja politik yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Ia menegaskan perjuangan PPP tidak boleh berorientasi pada kepentingan pribadi kader. Partai harus mampu menempatkan kepentingan umat dan masyarakat sebagai bagian utama dari perjuangan politik.

“Semua itu harus kita kerjakan dan perjuangkan bersama-sama. Yang kita perjuangkan adalah umat, bukan kepentingan diri sendiri. Kita harus semakin matang dalam berpolitik,” tegas Mardiono.

Konsolidasi di Sampang pun menjadi bagian dari upaya PPP menata kembali kekuatan politiknya di Jawa Timur. Dengan memperkuat struktur hingga tingkat bawah dan meningkatkan kerja nyata di tengah masyarakat, PPP berharap dapat kembali merebut kepercayaan pemilih sekaligus mengamankan kursi di DPR RI pada Pemilu 2029.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut