Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Dominasi 66 Persen Produksi Nikel Global, Pasar Hadapi Kelebihan Pasokan
Advertisement . Scroll to see content

Bank Jatim Fasilitasi 30 UKM Tembus Pasar Global, Kesepakatan Ekspor Capai USD5,09 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:43 WIB
  • author Lukman Hakim
Bank Jatim Fasilitasi 30 UKM Tembus Pasar Global, Kesepakatan Ekspor Capai USD5,09 Juta
Bank Jatim memfasilitasi 30 UKM di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. (Foto : istimewa).

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim memfasilitasi 30 usaha kecil dan menengah (UKM) binaan untuk memperluas pasar internasional melalui ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. 

Dari keikutsertaan dalam pameran perdagangan internasional tersebut, UKM binaan Bank Jatim membukukan kesepakatan ekspor senilai USD 5,09 juta atau setara lebih dari Rp80 miliar. TEI 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. 

Dalam ajang tersebut, Bank Jatim menghadirkan UKM binaan yang telah melalui proses kurasi untuk mempertemukan produk unggulan Jatim dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Puluhan UKM yang berpartisipasi berasal dari berbagai sektor. Sebanyak 26 UKM menempati area Main Hall TEI dengan produk furnitur, dekorasi rumah, kerajinan, manufaktur, batik, hingga komoditas industri. Sementara itu, empat UKM makanan dan minuman olahan khas Jatim mengikuti pameran di area Pangan Nusa Expo.

Sebagian peserta merupakan UKM yang mengikuti program Jatim Export Trade Assistance (JXTA) dan Export Coaching Program (ECP). Kedua program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas usaha dan mempersiapkan pelaku UKM mengembangkan bisnis berorientasi ekspor.

Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim, Arif Suhirman, mengatakan partisipasi tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UKM agar mampu memasuki pasar global.

“Bank Jatim terus mendorong UKM binaan agar memiliki kesiapan dan daya saing untuk memasuki pasar internasional,” ujar Arif, Rabu (21/10/2026).

Kesepakatan ekspor senilai USD 5,09 juta tersebut merupakan hasil rangkaian pembinaan yang dilakukan secara bertahap. Prosesnya meliputi business pitching, penguatan kesiapan usaha, hingga business matching dengan calon mitra bisnis internasional.

Menurut Arif, kesiapan UKM menembus pasar internasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk. Pelaku usaha juga perlu memahami kebutuhan pasar, membangun jejaring bisnis, serta memenuhi standar perdagangan global.

“Melalui pendampingan, kami berupaya membantu UKM memperluas akses pemasaran sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi persaingan,” jelasnya. 

Selain memfasilitasi UKM binaan, Bank Jatim mendapat penghargaan sebagai Mitra Strategis Program Pendampingan Ekspor dari Kementerian Perdagangan RI melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

Bank Jatim juga dipercaya menjadi narasumber dalam dua sesi, yakni Mitra Strategis Pendampingan Ekspor dan Akselerasi UKM Pangan Go International. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman dan praktik pendampingan dalam mempersiapkan UKM menghadapi persaingan pasar internasional.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut