Polisi Bongkar Peredaran Narkoba di 5 Kecamatan Sidoarjo, Barang Bukti Tembus Rp35 Miliar
Pengungkapan lima tersangka tersebut belum membuat polisi menghentikan penyelidikan. Satreskoba Polresta Sidoarjo memastikan masih melakukan pengembangan untuk memburu bandar maupun pengedar lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.
Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Dwi Gastimur Wanto mengatakan, personelnya masih diterjunkan ke lapangan untuk mengungkap jaringan lain yang beroperasi di wilayah Sidoarjo.
"Anggota kita hingga saat ini masih terus berada di lapangan untuk memburu bandar dan pengedar narkoba," tegas Kompol Dwi Gastimur Wanto.
Berdasarkan hasil pemetaan kepolisian, dari total 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, terdapat lima wilayah yang menjadi perhatian terkait peredaran narkoba.
Kelima kecamatan tersebut yakni Taman, Gedangan, Krian, Tulangan, dan Waru. Wilayah-wilayah ini menjadi perhatian karena diduga menjadi lokasi peredaran narkoba, termasuk kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya.
Polisi kini masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain, termasuk menelusuri jalur distribusi barang haram tersebut.
Sementara itu, kelima tersangka telah diamankan di sel tahanan Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan kasus guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Sidoarjo.
Editor: Arif Ardliyanto