Transaksi QRIS Meledak, Gen Z Ubah Cara Bayar di Indonesia

Lukman Hakim
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sebanyak 75,49 juta Gen Z atau sekitar 27,94% dari total populasi sudah aktif menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode transaksi harian. Foto iNewsSurabaya/lukman

Tak hanya domestik, pemanfaatan QRIS kini telah menjangkau transaksi lintas negara (cross border payment). Melalui skema Regional Payment Connectivity, QRIS telah terkoneksi dengan sistem pembayaran di Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Lebih lanjut, kerja sama ini akan diperluas ke negara-negara lain seperti India, Korea Selatan, Jepang, hingga Uni Emirat Arab, sejalan dengan visi internasional Indonesia melalui G20 dan ASEAN yang tercantum dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

“QRIS tidak lagi sekadar alat pembayaran lokal, tetapi sudah menjadi bagian dari komitmen global untuk integrasi keuangan digital antarnegara,” tegas Himawan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, mengungkapkan rasa optimistis terhadap tren positif penggunaan QRIS. Ia menyebut, jumlah pengguna QRIS hingga awal 2025 telah mencapai 56,28 juta orang, dengan dukungan dari 38,1 juta merchant dan 2,3 juta mesin EDC (Electronic Data Capture) di seluruh Indonesia.

“Kami tidak menyangka adopsi QRIS akan tumbuh secepat ini. Ini bukti bahwa masyarakat menyambut baik sistem pembayaran digital yang mudah, aman, dan efisien,” ujar Ibrahim.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network