Fauzi menegaskan, pihaknya tetap menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Ketenagakerjaan sebagai dasar penghitungan resmi. “Kita tidak ingin berandai-andai. Tahun lalu menjadi pelajaran karena harapan buruh tidak sepenuhnya terakomodasi. Kami berharap tahun ini pemerintah pusat berlaku adil, kenaikan yang layak tetapi tetap menjaga keberlangsungan industri,” tutupnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
