Tiga Menit Awal di Kursi Dokter Gigi: Kunci Hilangkan Rasa Takut Pasien

Fahrezi Chandra
dalam tiga menit pertama pasien masuk ruang pemeriksaan, dokter gigi sejatinya tengah membangun fondasi kepercayaan. Foto: PEXELS/Anna Shvets

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Kunjungan ke dokter gigi kerap diwarnai bayangan jarum suntik dan suara alat yang menyeramkan. Namun, dalam tiga menit pertama pasien masuk ruang pemeriksaan, dokter gigi sejatinya tengah membangun fondasi kepercayaan yang menentukan apakah pasien merasa aman atau justru semakin cemas menjalani perawatan.

Dalam dunia kedokteran gigi, kesan pertama terbentuk dalam hitungan menit. Di sinilah dokter gigi tidak hanya berperan sebagai tenaga medis, tetapi juga pengelola rasa takut pasien. Kombinasi komunikasi profesional, pendekatan interpersonal, dan sentuhan ringan (playful approach) menjadi kunci membuka pintu kepercayaan.

Apa yang Terjadi dalam Tiga Menit Pertama?

Seperti saat bertemu orang baru, manusia hanya butuh beberapa detik untuk menilai apakah seseorang bisa dipercaya. Hal yang sama berlaku di ruang praktik, pasien memproses banyak hal sekaligus seperti cara dokter menyapa, nada suara, ekspresi wajah, hingga suasana ruangan.

Dominique Keisha Annabel, mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, mencatat bahwa momen ini terasa lebih krusial saat dokter menghadapi pasien anak yang rentan takut atau pasien dewasa dengan dental anxiety, rasa cemas terkait perawatan gigi.

"Tiga menit pertama bukan sekadar basa-basi tanpa tujuan. Ini momen emas untuk mencairkan suasana dan membangun kepercayaan pasien," tulis Dominique.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network