Tak Sekadar Ngoding, Begini Cara Buka Jalan Talenta Digital Bertahan di Era Teknologi

Arif Ardliyanto
Re:Code hadir sebagai ruang eksplorasi dan validasi ide, membantu talenta digital mengembangkan produk teknologi hingga siap masuk ke pasar dan memberi dampak ekonomi. Foto Surabaya.iNews.id/ist

Melalui Re:Code, Jagoan Hosting juga menegaskan perannya yang kini tak sekadar sebagai penyedia infrastruktur digital. Perusahaan ini mulai mengambil posisi sebagai digital enabler ecosystem, membantu talenta digital dari tahap validasi ide, pengembangan produk, hingga proses go-to-market.

“Dari ide, menjadi solusi, lalu menjadi dampak. Itulah perjalanan yang ingin kami percepat bersama ekosistem,” jelas Danton.

Dalam jangka panjang, inisiatif seperti Re:Code diyakini mampu menjadi fondasi lahirnya generasi technopreneur dan inovator digital yang tak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga peka terhadap dampak sosial dan ekonomi.

Pandangan ini sejalan dengan pernyataan Dirjen Ekosistem Digital Kemenkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, yang menegaskan bahwa pengembangan talenta digital harus dilakukan secara berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

“Ruang belajar yang sehat dan kolaboratif menjadi faktor penting dalam menyiapkan talenta digital yang siap menghadapi perubahan teknologi,” ungkap Edwin.

Re:Code juga menghadirkan para praktisi industri, engineer, dan penggerak komunitas digital dari berbagai latar belakang untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Kehadiran mereka memberikan gambaran nyata tentang tantangan sekaligus peluang di dunia teknologi yang terus berkembang.

Sejumlah tokoh IT nasional turut hadir, di antaranya Sandhika Galih (Lecturer, Google Developer Expert & Content Creator), Setia Budi (Machine Learning Engineer ticket.com), dan Eko Khannedy (Technical Architect Blibli). Selain itu, hadir pula penggerak komunitas dan content creator teknologi seperti Devin Maeztri, Aurelius Ivan, Ficky Irawanto, Theodore Mangowal, Fini Charissa, hingga Safira Maruapey.

Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, peningkatan kapasitas talenta digital diharapkan tidak hanya berdampak pada pengembangan individu, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

“Ketika talenta digital memiliki ruang untuk belajar, memvalidasi ide, dan melangkah ke pasar dengan dukungan ekosistem, yang lahir bukan hanya inovasi, tetapi juga nilai ekonomi,” tandas Edwin.

Dari percikan ide hingga solusi nyata, Re:Code menjadi contoh bagaimana kolaborasi dapat menggerakkan ekosistem digital Indonesia menuju pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network