Tingginya kepercayaan dunia industri terhadap lulusan SMK Dr Soetomo Surabaya tercermin dari singkatnya masa tunggu kerja para alumni. Rata-rata lulusan hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga bulan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai bidang kompetensinya.
Hal ini tidak lepas dari kuatnya sinergi sekolah dengan berbagai perusahaan dan pelaku industri yang selama ini menjadi mitra dalam program praktik kerja lapangan maupun rekrutmen tenaga kerja.
Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMK Dr Soetomo Surabaya menyiapkan 14 rombongan belajar dengan kapasitas sekitar 30 hingga 34 siswa di setiap kelas. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan minat masyarakat.
Dari sejumlah program keahlian yang tersedia, jurusan Bisnis Retail atau Pemasaran serta Perhotelan masih menjadi primadona. Kedua jurusan tersebut masing-masing dibuka sebanyak tiga kelas karena tingginya animo pendaftar.
Supardi menjelaskan, lulusan Bisnis Retail memiliki peluang kerja yang luas karena banyak dibutuhkan di pusat perbelanjaan, toko modern, hingga perusahaan ritel nasional.
Sementara itu, siswa jurusan Perhotelan memiliki kesempatan besar untuk langsung direkrut setelah menjalani program magang.
“Anak-anak magang langsung ditawari bekerja dari hotel. Karena kepercayaan masyarakat Surabaya juga cukup tinggi terhadap kompetensi siswa kami,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peserta didik dari jurusan Perhotelan juga mendapatkan pengalaman praktik di hotel berbintang tiga hingga empat, sehingga keterampilan mereka semakin siap menghadapi kebutuhan industri jasa dan pariwisata.
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya, SMK Dr Soetomo Surabaya menghadirkan program khusus bagi calon peserta didik baru yang berlangsung mulai 31 Mei hingga 12 Juni 2026.
Melalui program tersebut, calon siswa cukup membayar biaya pendidikan sebesar Rp1,5 juta. Nominal tersebut sudah mencakup tiga stel seragam, sepasang sepatu, serta pembayaran SPP bulan Juni.
“Biasanya biaya masuk sekitar Rp2 juta sampai Rp3,5 juta. Program ini sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat,” jelas Supardi.
Selain memberikan kemudahan akses pendidikan, sekolah juga aktif mendukung program sosial pemerintah. Pada tahun sebelumnya, SMK Dr Soetomo Surabaya terlibat dalam Program Pemuda Tangguh yang difasilitasi Pemerintah Kota Surabaya.
Melalui program tersebut, sebanyak 350 siswa dari kelas X hingga XII memperoleh kesempatan bersekolah secara gratis melalui dukungan pembiayaan dari Pemkot Surabaya.
Keberhasilan menyalurkan lulusan ke dunia kerja, mengantarkan siswa ke perguruan tinggi negeri, serta menghadirkan akses pendidikan yang lebih terjangkau menjadi bukti bahwa SMK Dr Soetomo Surabaya terus memperkuat posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi yang mampu mencetak generasi siap kerja, siap kuliah, dan siap bersaing di era industri modern.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
