Persaingan ketat juga terjadi pada kelompok usia 36–45 tahun. Pasangan unggulan teratas sekaligus juara bertahan, Irawan/Irawan dari Petisi, akan berhadapan dengan Hadi/Tegar dari Papan Skor yang menjadi salah satu kejutan dalam turnamen tahun ini.
Pemenang pertandingan tersebut akan bertemu dengan pemenang laga Arfan/Hafid dari Jatim Mandiri melawan Ariadi/Rizal dari Suksesi.
Sementara itu, di kategori usia 46 tahun ke atas, Burhan/Indra dari TVRI Jawa Timur harus melewati tantangan pasangan Petisi, Basir/Hamid, untuk menjaga peluang mempertahankan gelar.
Satu pertandingan semifinal lainnya mempertemukan Didik Arianto/Dimas dari Headline Jatim dengan Indra/Rahmad dari Petisi.
Ketatnya persaingan di tiga kelompok usia tersebut membuat perebutan tiket menuju final diperkirakan berlangsung sengit. Para peserta tidak hanya dituntut menjaga konsistensi permainan, tetapi juga mampu mengatasi tekanan dalam pertandingan yang menentukan.
Ketua Pelaksana KBAM 2026 Zona Timur, Sidiq Prasetyo, mengatakan seluruh pertandingan semifinal berpotensi berlangsung ketat.
“Semua pertandingan semifinal akan seru dan ketat. Pertandingan akan memakai dua lapangan dan dimulai pukul 09.00 WIB,” kata Sidiq.
Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2026 Zona Timur diikuti 77 pasangan dari berbagai media yang bersaing dalam tiga kelompok usia. Ajang ini juga menyediakan total hadiah sebesar Rp45 juta.
Pembukaan kegiatan berlangsung pukul 08.30 WIB dan dihadiri perwakilan KONI Jawa Timur, Muhammad Aliyas, serta mantan Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur, Wijanarko Adi Mulya.
Kompetisi ini menjadi ajang bagi insan media untuk menguji kemampuan di lapangan bulutangkis sekaligus mempererat hubungan antarpelaku media melalui olahraga.
Dengan tiket semifinal yang telah diamankan, ketiga pasangan juara bertahan kini menghadapi ujian berikutnya. Konsistensi permainan akan menjadi faktor penting untuk menjaga peluang mereka kembali berdiri di podium tertinggi KBAM 2026 Zona Timur.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
