Surabaya, iNewsSurabaya.id - TikTok kerap dibuka untuk mencari hiburan. Namun, pengalaman itu bisa berubah ketika beranda dipenuhi wajah mulus, kulit cerah, tubuh langsing, dan riasan yang tampak sempurna. Gambaran tersebut dapat memicu kebiasaan membandingkan penampilan diri dengan orang-orang yang muncul di layar.
Apakah perempuan harus memenuhi gambaran tertentu agar dianggap cantik?
Konten beauty di TikTok dapat membuat standar kecantikan yang sempit terasa seperti sesuatu yang wajar.
Kulit cerah, wajah mulus, dan tubuh langsing kerap disandingkan dengan pujian. Ketika gambaran serupa terus muncul, kita dapat lupa bahwa kecantikan tidak memiliki satu bentuk yang berlaku bagi semua orang.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
