SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Jajaran pemasyarakatan wilayah Surabaya dan Sidoarjo memperkuat koordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah tahanan negara (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas).
Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan jajaran pimpinan unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan dengan Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Chandra Putra di Markas Polresta Sidoarjo.
Pertemuan ini dihadiri Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo, Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya, serta Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya.
Koordinasi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar aparat penegak hukum (APH), terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengatakan koordinasi berkala diperlukan untuk menyamakan langkah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
"Pertemuan ini tidak sekadar mempererat silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menjadi sarana strategis menyamakan langkah dalam menjaga stabilitas keamanan, pencegahan gangguan kamtib, serta kelancaran tugas pemasyarakatan di lapangan," ujarnya, Kamis (29/10/2026).
Menurutnya, kerja sama antara jajaran pemasyarakatan dan kepolisian diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pengamanan sekaligus memastikan fungsi pembinaan warga binaan berjalan dengan baik.
Sinergi tersebut juga diharapkan memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menjaga situasi tetap kondusif, sehingga rutan dan lapas dapat menjalankan fungsi pengamanan serta pembinaan secara optimal.
Melalui koordinasi dengan Polresta Sidoarjo, jajaran pemasyarakatan wilayah Surabaya-Sidoarjo berkomitmen memperkuat kerja sama lintas instansi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
