SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dalam pelayanan kesehatan, kecepatan menjangkau pasien dapat menjadi hal yang sangat berarti. Di balik setiap perjalanan ambulans, ada harapan keluarga agar orang terkasih segera mendapatkan pertolongan.
Kebutuhan inilah yang menjadi salah satu perhatian dalam penyerahan bantuan satu unit ambulans kepada Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo (RKZ) Surabaya.
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Surabaya Kaliasin, Selasa (27/10/2026). Kendaraan itu diharapkan dapat menunjang operasional rumah sakit, terutama dalam memenuhi kebutuhan transportasi pasien dan mendukung kesiapan pelayanan medis.
Bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera, keberadaan ambulans bukan sekadar fasilitas transportasi. Kendaraan tersebut menjadi bagian penting dari upaya memberikan pertolongan, memudahkan mobilisasi pasien, serta membantu tenaga kesehatan menjalankan tugasnya.
Pemimpin Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja, mengatakan kolaborasi antara sektor perbankan dan kesehatan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi antara sektor perbankan dan kesehatan diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan operasional rumah sakit, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).
Bantuan ambulans ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan fasilitas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan pasien. Di tengah kebutuhan pelayanan medis yang terus berkembang, dukungan terhadap sarana transportasi pasien diharapkan dapat membantu rumah sakit memberikan pelayanan yang lebih optimal.
Selain bantuan kendaraan, kerja sama kedua pihak juga mencakup penyediaan layanan transaksi keuangan di lingkungan RS RKZ Surabaya. Layanan tersebut berupa pembukaan gerai sementara (temporary outlet) dan penyediaan petugas payment point untuk membantu memenuhi kebutuhan transaksi pasien, keluarga pasien, tenaga medis, dan karyawan rumah sakit.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
