Berdasarkan proyeksi awal, kawasan ini ditargetkan mencatat ekspor bruto sebesar USD21 juta pada tahun pertama dan USD105 juta pada tahun kelima. Potensi ekspor tahunan diperkirakan berkisar USD47 juta hingga USD190 juta. Sementara itu, kebutuhan investasi fisik diindikasikan mencapai Rp225 miliar di luar lahan, dengan kebutuhan modal kerja bergulir Rp250 miliar hingga Rp450 miliar.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
