Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Akademisi Sebut Pelibatan Mahasiswa Penting untuk Verifikasi Program MBG
Advertisement . Scroll to see content

Tanpa Senjata, Anggota TNI Ditembak di Polsek, Jenderal Baret Merah Kopassus Turun Tangan

Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:55 WIB
  • author Tim MPI
Tanpa Senjata, Anggota TNI Ditembak di Polsek, Jenderal Baret Merah Kopassus Turun Tangan
Jenderal Baret Merah Kopassus turun tangan untuk menyelesaikan masalah penembakan anggota TNI oleh Brimob di Papua.(Foto : Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Aksi penembakan prajurit TNI dari Kodim 1715/Yahukimo, oleh anggota Satgas Brimob Damai Cartenz di Polsek Kota Jalan Pemukiman, Jalur 1 Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua semakin memanas. Jenderal Baret Merah Kopassus turun tangan untuk menyelesaikan masalah penembakan tersebut.

Saat ini, tim investigasi dari TNI dan Polda Papua masih melakukan penyelidikan peristiwa penembakan prajurit TNI dari Kodim 1715/Yahukimo, oleh anggota Satgas Brimob Damai Cartenz di Polsek Kota Jalan Pemukiman, Jalur 1 Distrik Dekai.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengatakan, peristiwa ini berawal pada siang hari ketika seorang prajurit TNI bernama Praka AS mengalami salah paham dengan warga di warung makan. Kesalahpahaman terus berlanjut, kemudian salah seorang warga melapor ke Polsek Kota Jalan Pemukiman Jalur 1 Distrik Dekai, Yahukimo.

"Saat teman-teman dari kepolisian datang untuk melerai, ya kemudian prajurit kita sempat terluka sehingga dibawa ke Rumah Sakit dan sudah diupayakan penyelesaian saat itu," ujar Sembiring kepada wartawan.

Namun, setelah konflik antara anggota TNI dan warga mulai mereda, keluarga dari salah satu anggota TNI ingin menyelesaikan permasalahan dengan pihak pemilik warung makan tersebut.

"Memang keluarga dari anggota prajurit TNI ini yang berkeras untuk menyelesaikan segera permasalahan tersebut termasuk dengan pihak warungnya," lanjut Sembiring.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut