Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Angka Kekerasan Kampus di Jatim Tertinggi Nasional, Puti Guntur Beri Peringatan Keras!
Advertisement . Scroll to see content

Keputusan Mengejutkan dari MK, Kampanye Boleh Dilakukan di Lembaga Pendidikan, Ada Apa?

Selasa, 22 Agustus 2023 | 07:02 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Keputusan Mengejutkan dari MK, Kampanye Boleh Dilakukan di Lembaga Pendidikan, Ada Apa?
Ilustrasi Kampanye Dilakukan di Lembaga Pendidikan. Foto iNewsSurabaya/tangkap layar

JAKARTA, iNewsSurabaya.id - Kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan. 
Mahkamah Konstitusi (MK) secara tiba-tiba memutuskan kampanye selama Pemilihan Umum (Pemilu) diperbolehkan di dunia pendidikan. 

Keputusan ini membuat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy terkejut. Ia menilai, bahwa harus ada aturan jelas dalam melakukan kampanye di lembaga pendidikan.

“Kalau boleh, ya enggak apa-apa, cuma nanti kan harus ada aturan main di dalam. Karena selama ini kita anggap lembaga pendidikan, kemudian keagamaan, itu kan fasilitas umum yang tidak boleh dijadikan ruang untuk berkontestasi secara politik,” katanya. 

Kendati demikian, ia menilai jika nantinya kampanye dilakukan di lingkungan kampus menimbulkan situasi jadi tidak kondusif, ia menyarankan sebaiknya tidak dilakukan. Sebab, menurutnya, masih banyak tempat lain yang bisa digunakan untuk kampanye.

“Tapi kalau itu akan berpotensi menimbulkan terjadinya friksi, menjadikan tidak kondusifnya lembaga pendidikan akibat dipakai kampanye sebaiknya saran saya tidak usah. Terlalu banyak tempat untuk kampanye ngapain harus cari lembaga pendidikan yang di bawah-bawah ya. Tidak usah lah,” sambung dia.

Lebih lanjut, ia turut mengkhawatirkan terkait independensi para guru jika nantinya kampanye dijalankan di lingkungan pendidikan.

“Guru ini kan sudah kita anu non partisan, semrawut nanti. Biarlah masa kampanye nanti pendidikan juga berjalan seperti biasa, karena mengingat kita sedang mengalami sekolah-sekolah sedang mengalami mengejar learning loss karena Covid kemarin,” jelasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut