Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sports Mobile Legends Masuk Kurikulum Ekstrakurikuler di 100 SMP - SMA di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Rawat Bahasa Daerah, Balai Bahasa Jatim Adakan Festival Tunas Bahasa Ibu

Kamis, 09 November 2023 | 20:46 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Rawat Bahasa Daerah, Balai Bahasa Jatim Adakan Festival Tunas Bahasa Ibu
Balai Bahasa Jatim Adakan Festival Tunas Bahasa Ibu. Foto iNewsSurabaya/ist

Hal ini tentunya sejalan dengan keinginan Kemendikbudristek yang saat ini sedang menyiapkan grand design untuk talenta-talenta muda berpotensi di bidang seni budaya, olah raga dan sience. Melalui Festival ini diharapkan mampu mencetak generasi-generasi baru yang mampu melestarikan budaya melalui bahasa daerahnya masing-masing. 

"Selanjutnya juga difasilitasi kalau memang memenuhi persyaratan untuk mendalami bidang tersebut, dan inilah bagian dari grand design manajemen talenta," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jatim Umi Kulsum mengungkapkan, kegiatan ini menjadi rangkaian untuk merevitalisasi bahasa daerah yang merupakan program Merdeka Belajar Episode 17. 

"Ini merupakan salah satu episode Merdeka Belajar ke-17, jadi kita tidak ingin bahasa yang kita cintai, Bahasa Madura, bahasa Jawa dialek Using, Bahasa Jawa punah," ungkapnya.  

Umi juga menjelaskan, bahwa kepunahan bahasa daerah dapat terjadi kapan saja jika sudah tidak ada penuturnya. Ia mencontohkan, Bahasa Sunda dalam 10 tahun terakhir telah kehilangan sekitar 2 juta penuturnya. 

Menurut data Unesco, setiap dua minggu ada dua bahasa yang mati. Pengelompokan bahasa sendiri dibagi menjadi beberapa kategori seperti: masih sehat, rentan, kritis, dan mati. 

Bahkan, mirisnya, saat ini di Wilayah Indonesia Timur sudah ada 10 bahasa yang mati. Hal ini karena tidak ada lagi penutur bahasa tersebut. 

"Tentu kita tidak ingin bahasa Madura, Bahasa Jawa Dialek Using, dan Bahasa Jawa akhirnya tinggal nama, nah ini salah satu upaya kita dari Balai Bahasa bagaimana kita melestarikan bahasa daerah dengan memberikan semacam stimulan supaya anak-anak kita mau berbahasa daerah," tegasnya. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut