Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : RS Kemenkes Surabaya dan Arsada Jatim Dorong Penguatan Rumah Sakit Berbasis Kompetensi
Advertisement . Scroll to see content

Kadin Jatim dan Asosiasi Tolak Rencana Peraturan Menteri Soal Tarif Kepelabuhanan, Begini Dampaknya

Sabtu, 24 Agustus 2024 | 07:12 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Kadin Jatim dan Asosiasi Tolak Rencana Peraturan Menteri Soal Tarif Kepelabuhanan, Begini Dampaknya
Ketua ALFI Jatim Sebastian Wibisono, Ketua GPEI Isdarmawan Asrikan, Ketua INSA Surabaya Stenvens Lesawengen, ketua umum KADIN Jawa Timur Adik Dwi Putranto, Ketua Organda Tanjung Perak, Kody Lamahayu, Saat berada di Graha Kadin. Foto iNewsSurabaya/ist

Sebastian Wibisono, Ketua ALFI Jatim, menegaskan bahwa semua DPP Asosiasi di Jakarta sudah menyampaikan penolakan resmi kepada Kementerian Perhubungan. 

“Penolakan ini adalah langkah penting menuju Indonesia Emas 2045. Kita harus merapatkan barisan demi kepentingan bersama,” tegas Wibisono.

Sementara itu, Medy Prakoso, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan GINSI Jatim, mengingatkan bahwa peran asosiasi sebagai pengendali dan penyeimbang sangat penting. 

“Jika pemerintah tidak diawasi, maka kebijakan yang dihasilkan bisa merugikan masyarakat luas. Kita harus terus memberikan masukan untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut