Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertanian Modern Masuk Kampung, Warga Kediri Belajar Budidaya Melon Hidroponik Berbasis Teknologi
Advertisement . Scroll to see content

Kampung Susu Lawu Kenalkan Eduwisata Sapi Perah Lewat Lawu Fun Run 2025

Kamis, 17 Juli 2025 | 11:43 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Kampung Susu Lawu Kenalkan Eduwisata Sapi Perah Lewat Lawu Fun Run 2025
Ajang Lawu Fun Run 2025 yang digelar di Kampung Susu Lawu, Singolangu, Magetan. Foto iNewsSurabaya/ist

MAGETAN, iNewsSurabaya.id – Upaya mewujudkan swasembada susu di Jawa Timur terus digalakkan. Salah satunya dilakukan lewat ajang Lawu Fun Run 2025 yang digelar di Kampung Susu Lawu, Singolangu, Magetan. Kegiatan ini bukan sekadar lomba lari, tapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat identitas kawasan sebagai sentra peternakan sapi perah di Jawa Timur.

Sebanyak 1.127 peserta meramaikan event tahunan ini. Di tengah semangat olahraga, terselip pesan penting tentang kemandirian pangan dan pelestarian lingkungan. Mengusung tema "Mari Lari untuk Bumi", setiap peserta turut menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Pj Sekretaris Daerah Magetan, Muhtar Wahid, menyebut ajang ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat citra Kampung Susu Lawu. “Ini bukan sekadar lomba lari, tapi bagian dari proses branding berkelanjutan. Kampung Susu Lawu harus dikenal luas sebagai penyedia stok susu yang potensial,” ujarnya, Jumat (12/7/2025).

Di balik semarak lomba, ada gerakan sosial yang menyokong keberlangsungan produksi susu. Setiap pendaftaran peserta turut disertai kontribusi pembelian bibit pakan ternak. Konsep ini menjadi bagian dari ekosistem industri komunal yang tengah dikembangkan di kawasan tersebut.

Model industri komunal seperti yang diterapkan di Kampung Susu Lawu dinilai mampu menciptakan lapangan kerja lokal dan mendukung perekonomian desa. “Produksi dilakukan bersama dan hasilnya dinikmati bersama. Ini bukan sekadar pemberdayaan, tapi penguatan ekonomi berbasis masyarakat,” terang Moch. Rizzqi Aladib, salah satu inisiator pendampingan program.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut