get app
inews
Aa Text
Read Next : Oud Soerabaja Hunter, Menyusuri Jejak Bangunan Tua Surabaya

Gedung Grahadi Runtuh, Ini Langkah Cepat Tim Pelestarian Cagar Budaya Pulihkan Warisan Kolonial

Senin, 01 September 2025 | 17:27 WIB
header img
Tragedi kebakaran yang melanda Gedung Negara Grahadi pada Sabtu malam (30/8/2025) meninggalkan jejak kerusakan serius pada salah satu bangunan bersejarah penting di Surabaya. Foto iNewsSurabaya/lukman

Kompleks Grahadi terdiri dari tiga bangunan yang membentuk huruf U timur, tengah, dan barat. Sementara bagian tengah telah lebih dulu ditetapkan sebagai cagar budaya, bangunan barat yang terbakar belum resmi menyandang status tersebut, meski masih menyatu dalam satu kawasan.

Retno menjelaskan, dalam kajian terbaru, tim ahli mengusulkan agar seluruh kawasan Grahadi dinaikkan statusnya menjadi cagar budaya tingkat provinsi, sesuai amanat UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

“Meski baru sebagian yang ditetapkan, karena ini satu kompleks, bangunan penunjang tetap akan dimasukkan dalam kategori cagar budaya,” jelasnya.

Saat ini tim tengah melakukan assessment lapangan untuk menentukan bagian mana yang paling rawan rusak akibat cuaca, kelembapan, atau ancaman struktur. Beberapa bagian akan dipasangi pelindung sementara sambil menunggu hasil koordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Trowulan, Mojokerto.

“Kecepatan sangat penting karena kita juga menghadapi musim hujan. Air bisa mempercepat pelapukan sisa bangunan yang terbakar,” tambah Retno.

Selain itu, proses pengumpulan data sedang dilakukan untuk menyusun laporan kerusakan lengkap yang akan diserahkan kepada Wali Kota Surabaya sebagai dasar pengambilan kebijakan restorasi atau rekonstruksi.

Kebakaran Gedung Negara Grahadi bukan sekadar insiden biasa. Ia adalah alarm keras bagi perlindungan warisan sejarah. Gedung ini tidak hanya memiliki nilai arsitektur kolonial, tetapi juga menjadi simbol pemerintahan dan perjalanan sejarah Jawa Timur.

Kerusakan besar yang ditimbulkan menjadi tantangan besar bagi para ahli pelestarian budaya. Namun upaya percepatan perlindungan yang sedang dilakukan diharapkan dapat menyelamatkan sisa-sisa nilai sejarah yang masih bisa dipertahankan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut