Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SDH Global Bali Padukan Standar Global dan Budaya Lokal
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Perjuangan Eric Harianto, Dari Ditipu 89 Kali hingga Jadi Ahli Optimalisasi Nasional

Senin, 24 November 2025 | 09:40 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Kisah Perjuangan Eric Harianto, Dari Ditipu 89 Kali hingga Jadi Ahli Optimalisasi Nasional
Dr. Eric Harianto, S.T., M.M., CIHCM, CMC, CIPA, CCD., GA.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Perjalanan kewirausahaan kerap bermula dari dinamika kehidupan yang tidak terduga. Hal tersebut menjadi gambaran perjalanan profesional Dr. Eric Harianto, S.T., M.M., CIHCM, CMC, CIPA, CCD., GA.

Eric adalah seorang akademisi, praktisi bisnis, dan arsitek sistem optimalisasi nasional yang dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap pembelajaran dan pengabdian. Sejak masa muda, Eric telah menunjukkan dedikasi kuat terhadap pendidikan.

 “Saya senang belajar. Bagi saya, proses belajar tidak pernah berakhir,” ungkapnya, Senin (24/11/2025).

Prinsip ini menjadi fondasi dari perkembangan kariernya yang melintasi lintas disiplin, teknik, manajemen, kelistrikan, sumber daya manusia, mediasi, strategi bisnis, hingga sistem optimalisasi.

Semasa SMA, Eric memperoleh beasiswa untuk menempuh pendidikan di San Francisco, Amerika Serikat. Namun krisis moneter 1998 yang menyebabkan lonjakan nilai tukar dolar membuat keberangkatan tersebut tertunda. Ia kemudian memilih melanjutkan pendidikan di dalam negeri dan menempuh studi Teknik Elektro di Universitas Kristen Petra.

Meski awalnya tidak merencanakan karier di bidang teknik, Eric mendapati bahwa disiplin ilmu tersebut memberi fondasi analitis yang kokoh bagi perjalanan profesionalnya yang akan datang. 

Kepekaan terhadap sistem, logika teknis, dan kemampuan membaca proses menjadi modal kuat yang kelak membangun reputasinya sebagai pengembang sistem optimalisasi.

Perkuliahan tidak selalu berjalan mudah, terutama dengan materi teknis terkait energi dan sistem tenaga. Namun semangat belajarnya tetap tinggi.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut