Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nasib Driver Ojol Jadi Pembicaraan Serius DPRD Jatim, Regulasi Baru Mulai Disiapkan
Advertisement . Scroll to see content

Di Balik Turunnya Angka Kemiskinan, Tercatat 3,8 Juta Warga Jatim Masih Berjuang Bertahan Hidup

Selasa, 13 Januari 2026 | 08:54 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Di Balik Turunnya Angka Kemiskinan, Tercatat 3,8 Juta Warga Jatim Masih Berjuang Bertahan Hidup
Meski angka kemiskinan menurun, BPS Jawa Timur mencatat 3,8 juta warga masih hidup miskin. DPRD Jatim mendorong intervensi serius dan jaminan kesehatan tepat sasaran. Foto Surabaya.iNews.id/tangkap layar

Ia pun mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten dan kota untuk segera melakukan kroscek serta pemutakhiran data penerima BPJS PBI di setiap daerah. Menurutnya, akurasi dan validitas data menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Puguh juga menyinggung masih adanya warga yang secara ekonomi tergolong mampu, namun justru tercatat sebagai penerima BPJS PBI. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat miskin yang seharusnya lebih berhak mendapatkan perlindungan kesehatan.

“Golongan yang tidak miskin harus segera dikeluarkan dari data penerima, lalu digantikan dengan mereka yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, Puguh menegaskan bahwa penduduk miskin berhak memperoleh jaminan kesehatan penuh, khususnya mereka yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga 5, yakni kategori miskin dan rentan miskin.

“Pemerintah daerah harus memprioritaskan kelompok ini dan memastikan tidak ada lagi penduduk miskin yang tertinggal dari akses jaminan kesehatan,” pungkasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut