get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Malang Tak Perlu Khawatir, Hasil Cek Lapangan Stok LPG 3 Kg Aman Selama Natal dan Tahun Baru

Syariah Summit 2025: Beber Manfaat Industri Asuransi Syariah di Tengah Perkembangan Teknologi

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:13 WIB
header img
Syariah Summit 2025 menegaskan pentingnya nilai kebermanfaatan, pertumbuhan berkelanjutan, dan dampak sosial dalam pengembangan industri asuransi syariah nasional. Foto Surabaya.iNews.id/ist

MALANG, iNewsSurabaya.id – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial berbasis nilai keislaman, Manulife Syariah Indonesia menegaskan perannya dalam memperkuat industri asuransi syariah nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Syariah Summit 2025 yang digelar di Kota Malang, Jawa Timur.

Forum strategis ini bukan sekadar agenda tahunan perusahaan. Bagi 130 tenaga pemasar yang hadir, Syariah Summit 2025 menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi atas peran mereka sebagai garda terdepan dalam menghadirkan solusi perlindungan syariah bagi keluarga Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan Manulife Syariah Indonesia, mulai dari Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) K.H. Ma’ruf Amin, Presiden Komisaris Ian Paul Pritchard, Dewan Komisaris sekaligus Wakil Presiden Direktur Manulife Indonesia Novita Rumngangun, Komisaris Independen Endy Moh. Astiwara dan Muhammad Syakir Sula, hingga anggota DPS Prof. Dr. Jaenal Effendi, S.Ag., M.A., bersama jajaran manajemen.

Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan, menegaskan bahwa Syariah Summit 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan arah bisnis syariah yang berkelanjutan dan berdampak luas.

“Syariah Summit 2025 bukan sekadar ajang internal, tetapi momentum untuk mengapresiasi peran tenaga pemasar sebagai ujung tombak pertumbuhan bisnis syariah Manulife. Melalui semangat Berbagi, Bertumbuh, dan Berdampak, kami ingin memastikan setiap langkah bisnis tidak hanya mengejar kinerja, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keluarga Indonesia dan masyarakat luas,” ujar Fauzi.

Mengusung tema “Berbagi, Bertumbuh, dan Berdampak”, forum ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka antara manajemen dan tenaga pemasar dalam menjawab tantangan sekaligus peluang industri asuransi syariah. Kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial yang aman, transparan, dan selaras dengan prinsip syariah menjadi fokus utama pembahasan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut