Syariah Summit 2025: Beber Manfaat Industri Asuransi Syariah di Tengah Perkembangan Teknologi
Dalam sesi diskusi dan pemaparan strategi, Manulife Syariah Indonesia menekankan pentingnya pemasaran berbasis edukasi, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan kepercayaan nasabah. Tenaga pemasar kembali diposisikan bukan hanya sebagai penjual produk, melainkan sebagai mitra literasi keuangan yang mendampingi masyarakat dalam merencanakan masa depan.
Fauzi menambahkan, perusahaan akan terus menjaga konsistensi pertumbuhan dengan tetap berpijak pada nilai-nilai syariah.
“Ke depan, kami berkomitmen memperluas literasi asuransi syariah melalui solusi perlindungan yang relevan, modern, dan tetap berlandaskan prinsip syariah,” tegasnya.
Tidak hanya berfokus pada bisnis, Manulife Syariah Indonesia juga menegaskan komitmen sosialnya melalui Program Wakaf Air. Sepanjang tahun 2026, setiap polis yang diterbitkan akan menyisihkan Rp5.000 untuk wakaf air guna menyediakan akses air bersih bagi masyarakat di berbagai daerah yang membutuhkan.
Inisiatif tersebut menjadi bukti bahwa prinsip syariah tidak hanya tercermin dalam produk dan layanan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial berkelanjutan yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Syariah Summit 2025, Manulife Syariah Indonesia optimistis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam industri asuransi syariah nasional sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial yang aman, beretika, dan bernilai kebermanfaatan jangka panjang.
Editor : Arif Ardliyanto