Longsor Mojokerto Parah, Akses Wisata Pacet Terancam Putus
MOJOKERTO, iNewsSurabaya.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Mojokerto pada Minggu (22/2/2026) sore membawa kecemasan bagi warga dan pengguna jalan di kawasan Pacet. Sekitar pukul 18.30 WIB, Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Raya Padusan, Desa Pacet, ambrol setelah tak mampu menahan derasnya aliran sungai yang meluap.
Suara gemuruh air bercampur runtuhan tanah membuat warga sekitar bergegas keluar rumah. Dalam hitungan menit, material longsor setinggi lima meter dengan panjang sekitar 20 meter menggerus sebagian badan jalan utama menuju kawasan wisata pemandian air panas Padusan.
Akses yang biasanya ramai wisatawan itu kini menyempit dan rawan dilalui kendaraan.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat, longsoran tidak hanya merusak pembatas lahan, tetapi juga menutup sebagian aliran sungai di bawahnya.
“Material longsoran menggerus sebagian badan jalan dan menutup sebagian aliran sungai di lokasi kejadian,” ujar Abdul Khakim, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Selasa (24/2/2026).
Akibatnya, badan jalan utama tergerus sedalam kurang lebih dua meter. Kondisi ini cukup membahayakan, terutama bagi kendaraan roda empat maupun bus pariwisata yang kerap melintas menuju kawasan wisata Padusan.
Tak hanya itu, risiko banjir pun mengintai. Material longsor yang menyumbat aliran sungai berpotensi memicu genangan hingga banjir luapan jika tidak segera dibersihkan.
Editor : Arif Ardliyanto