get app
inews
Aa Text
Read Next : Ancaman Nyata di Kota Santri: 271 Warga Jombang Terjerat Narkoba Tahun 2025, Mayoritas Buruh!

Granat Aktif Ditemukan di Kebun Karet Banyuwangi, Diduga Produksi Pindad!

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:42 WIB
header img
Warga Glenmore Banyuwangi geger usai menemukan granat tangan di kebun karet. Tim Gegana Brimob Polda Jatim berhasil menjinakkan tanpa korban. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Warga Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, dibuat geger setelah sebuah granat tangan ditemukan di area perkebunan karet pada Rabu pagi (6/5/2026). Beruntung, aparat kepolisian bergerak cepat sehingga bahan peledak tersebut berhasil dijinakkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Penemuan granat itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Kebun Karet Afdeling Besaran, Kebun Kendenglembu, Desa Karangharjo. Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja kebun bernama Aladin (45), saat tengah melakukan aktivitas pemupukan bersama sejumlah rekannya.

Awalnya, Aladin mengira benda tersebut hanyalah potongan besi biasa. Namun setelah diamati lebih dekat, bentuknya menyerupai granat tangan. Menyadari potensi bahaya, ia langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak administrasi perkebunan.


Warga Glenmore Banyuwangi geger usai menemukan granat tangan di kebun karet. Tim Gegana Brimob Polda Jatim berhasil menjinakkan tanpa korban. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Glenmore sekitar pukul 09.55 WIB. Tak berselang lama, petugas kepolisian yang dipimpin Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan awal.

Area sekitar temuan granat segera disterilkan dengan pemasangan garis polisi guna mencegah warga mendekat. Situasi sempat membuat pekerja dan warga sekitar waspada, mengingat lokasi berada di area aktivitas perkebunan.

Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Tim Komposit Gegana Unit Jibom Sat Brimob Polda Jawa Timur yang didatangkan dari Bondowoso, dipimpin Aipda Halili. Tim khusus ini memiliki keahlian dalam menjinakkan bahan peledak berbahaya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut