Mahasiswi Untag Surabaya Kembangkan Konten Reels Layanan Publik di Imigrasi Surabaya
Dalam proses produksinya, pembuatan konten dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pencarian ide, penyusunan konsep, penentuan alur video, pengambilan gambar, editing, hingga publikasi ke akun resmi instansi. Seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan akurasi informasi dan kesesuaian visual dengan identitas lembaga.
Beberapa konten reels yang dipublikasikan mengangkat tema layanan keimigrasian dengan pendekatan visual yang lebih segar dan komunikatif. Informasi yang sebelumnya disampaikan secara formal diubah menjadi video singkat yang dinilai lebih efektif menarik perhatian pengguna media sosial.
Menurut Alda, penggunaan unsur hiburan dalam konten juga dilakukan secara terbatas untuk meningkatkan daya tarik visual tanpa mengurangi substansi informasi pelayanan publik yang ingin disampaikan.
“Media sosial, khususnya Instagram reels, cukup efektif untuk menjangkau audiens karena masyarakat sekarang cenderung lebih menyukai informasi yang cepat dan praktis,” katanya.
Pemanfaatan reels Instagram tersebut juga menjadi bentuk adaptasi instansi pemerintah terhadap perubahan pola konsumsi informasi masyarakat di era digital. Melalui format video singkat, informasi layanan dapat disampaikan secara lebih sederhana dan tidak membosankan.
Selama menjalani magang, Alda juga mendapat arahan langsung dari mentor dan pembimbing di lingkungan Kantor Imigrasi Surabaya. Arahan tersebut mencakup teknik produksi konten hingga penyusunan pesan komunikasi agar informasi tetap mudah dipahami publik.
Ia menilai pembuatan konten media sosial instansi pemerintah membutuhkan keseimbangan antara kreativitas dan ketelitian. Sebab, setiap unggahan dinilai memiliki peran dalam membangun citra lembaga di mata masyarakat.
“Pengalaman magang ini membuat saya memahami bahwa komunikasi publik di instansi pemerintah juga harus mampu mengikuti perkembangan media digital agar informasi tetap relevan dan mudah diterima masyarakat,” tambahnya.
Melalui keterlibatannya dalam pengembangan konten reels Instagram, Alda menilai mahasiswa juga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam mendukung inovasi komunikasi publik di lingkungan pemerintahan. Selain menambah pengalaman praktis di bidang komunikasi digital, kegiatan tersebut juga memberikan gambaran mengenai pentingnya strategi media sosial dalam pelayanan publik modern.
Penulis
Alda Nur Aufa Dania (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya)
Editor : Arif Ardliyanto