330 Anak Yatim, Disabilitas dan Duafa Terima Santunan Serentak di Tiga Provinsi, Ini Lokasinya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Sebanyak 330 anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan kaum duafa menerima santunan dalam kegiatan sosial yang digelar secara serentak di sejumlah wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di beberapa unit operasional perusahaan, meliputi Fuel Terminal (FT), Integrated Terminal (IT), Aviation Fuel Terminal (AFT), serta Bitumen Plant Gresik.
Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan berada di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya. Selain itu, kegiatan serupa juga berlangsung di FT Malang, AFT Eltari, AFT Juanda, IT Surabaya, Bitumen Plant Gresik, AFT Bandara Internasional Lombok (BIL), dan IT Ampenan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda sosial yang dilaksanakan di wilayah operasional perusahaan.
Menurut Ahad, kegiatan itu sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.
"Kami ingin berbagi dengan masyarakat sekaligus menjalin silaturahmi dengan berbagai kelompok penerima manfaat di wilayah operasional," ujarnya.
Ketua YPAC Surabaya, Hanifah J. Sjahrul, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang berada di bawah pembinaan YPAC.
"Kami mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada anak-anak di YPAC. Kehadiran para pihak dalam kegiatan ini menjadi dukungan moral bagi mereka," kata Hanifah.
Kegiatan sosial tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan kaum duafa. Pelaksanaannya dilakukan secara bersamaan di sejumlah titik yang tersebar di Jawa Timur, NTB, dan NTT.
Melalui kegiatan ini, ratusan penerima manfaat mendapatkan bantuan sosial sekaligus kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.
Editor: Arif Ardliyanto