Dua Petinju SEA Games Ramaikan Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya 2026
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya 2026 dipastikan berlangsung sengit dengan kehadiran sejumlah petinju nasional. Termasuk dua atlet yang pernah memperkuat Indonesia di ajang SEA Games.
Ajang yang digelar di Gelora Pancasila Surabaya pada 26–28 Juni 2026 itu akan diikuti petinju dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Surabaya, Ferlix Prasetya, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan akan berlangsung selama tiga hari.
Para peserta dijadwalkan mulai berdatangan pada Kamis (25/6/2026), sementara pertandingan dimulai pada Jumat siang dan berlanjut hingga partai final pada Minggu (28/6/2026).
“Para peserta mulai datang pada Kamis, kemudian pertandingan perdana digelar Jumat siang, berlanjut Sabtu, dan partai final berlangsung pada Minggu," ujar Ferlix, Senin (22/6/2026).
Salah satu daya tarik utama kejuaraan ini adalah kehadiran Dio Koebanu asal Nusa Tenggara Timur dan Alfianita Manopo yang kini memperkuat Dirgantara TNI AU. Keduanya merupakan atlet yang pernah membela Indonesia di SEA Games.
Deputy Technical Delegate (TD) Piala Wali Kota Surabaya, H. Maralli, menjelaskan Dio Koebanu telah terdaftar di kelas 48 kilogram putra, sedangkan Alfianita Manopo akan bertanding di kelas 54 kilogram putri.
"Dio Koebanu sudah terdaftar di kelas 48 kilogram, sedangkan Alfianita Manopo akan bertanding di kelas 54 kilogram," kata Maralli yang juga merupakan wasit internasional asal Jawa Timur.
Menurut Maralli, kelas 48 kilogram putra diprediksi menjadi salah satu kelas paling kompetitif karena diikuti sejumlah petinju berpengalaman dengan rekam jejak prestasi yang mumpuni.
Dio Koebanu dikenal sebagai peraih medali perak SEA Games Kamboja 2023 di kelas mini flyweight 48 kilogram putra. Saat itu, ia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari petinju Thailand, Natthapong Thuamcharoen, di partai final.
Pada SEA Games Thailand 2025, Dio kembali tampil di kelas yang sama meski belum berhasil meraih medali. Namun, di level nasional, petinju asal NTT tersebut memiliki catatan prestasi yang impresif, termasuk medali emas Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2019 dan medali emas PON 2024.
Sementara itu, sektor putri akan diramaikan oleh Alfianita Manopo yang dikenal sebagai salah satu petinju andalan Indonesia. Atlet yang juga merupakan perwira pertama Wanita Angkatan Udara (WARA) tersebut akan turun di kelas 54 kilogram.
Editor: Arif Ardliyanto