get app
inews
Aa Text
Read Next : Muktamar ke-35 NU Digelar di Tambakberas Jombang, Presiden Prabowo Dipastikan Hadir

Fakta Mengejutkan Hasil Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sebut Perubahan Siswanya Terlihat Jelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 07:17 WIB
header img
Menteri Sosial Gus Ipul memuji perkembangan siswa Sekolah Rakyat Surabaya yang kini lebih disiplin, sehat, dan percaya diri. Program ini menjadi strategi pemerintah memutus rantai kemiskinan. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi perkembangan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 21 Surabaya setelah hampir satu tahun mengikuti pendidikan berasrama. Perubahan yang terlihat tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter, kesehatan, hingga kepercayaan diri para siswa.

Penilaian tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di lantai 9 Gedung W1 LPSP Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dalam kesempatan itu, orang tua, calon peserta didik, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah diajak melihat secara langsung proses belajar, fasilitas, serta hasil pembinaan yang telah dijalani siswa selama hampir 11 bulan.

Menurut Gus Ipul, perjalanan Sekolah Rakyat sejak pertama kali dijalankan memang menghadapi berbagai tantangan. Namun, seiring waktu, hasil program mulai terlihat nyata.

"Alhamdulillah, setelah lebih dari 10 bulan proses pembelajaran berjalan, hasilnya semakin baik. Anak-anak kini lebih disiplin, lebih percaya diri, semangat belajarnya meningkat, pertumbuhan fisiknya juga bagus, dan kesehatannya semakin baik," ujar Gus Ipul.


Menteri Sosial Gus Ipul memuji perkembangan siswa Sekolah Rakyat Surabaya yang kini lebih disiplin, sehat, dan percaya diri. Program ini menjadi strategi pemerintah memutus rantai kemiskinan. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

Gus Ipul menegaskan, Sekolah Rakyat bukan sekadar memberikan pendidikan gratis. Program ini dirancang sebagai strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan dan pemberdayaan keluarga.

Menurutnya, anak-anak memperoleh pendidikan berkualitas, sementara orang tua tetap mendapatkan pendampingan melalui berbagai program pemerintah.

"Inilah yang membedakan Sekolah Rakyat dengan sekolah lainnya. Sekolah Rakyat adalah bagian dari upaya pengentasan kemiskinan. Anaknya disekolahkan, sementara orang tuanya juga dibantu melalui berbagai program Presiden. Harapannya, ketika anak-anak ini lulus, kondisi ekonomi keluarganya ikut meningkat sehingga orang tuanya bisa naik kelas dan tidak lagi menjadi penerima bantuan sosial," tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari prestasi akademik siswa, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Menurut Adhy, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia.

"Jawa Timur sangat mendukung karena saat ini Sekolah Rakyat terbanyak ada di Jawa Timur, yakni 26 titik. Selain itu, sedang dibangun 16 kampus Sekolah Rakyat permanen dengan standar yang modern," katanya.

Ia optimistis keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di Jawa Timur.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Seluruh siswa mengikuti pendidikan tanpa dipungut biaya dengan sistem boarding school. Mereka mendapatkan fasilitas asrama, laboratorium, sarana olahraga, layanan kesehatan, hingga perangkat pembelajaran berbasis teknologi.

Selain meningkatkan kemampuan akademik, program ini juga menanamkan nilai kepemimpinan, nasionalisme, kemandirian, dan keterampilan hidup agar lulusan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Pemerintah berharap perluasan Sekolah Rakyat di berbagai daerah mampu membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat kurang mampu sekaligus melahirkan generasi yang mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut