get app
inews
Aa Text
Read Next : Harga Komponen Global Melonjak, Banderol Elektronik Ritel Ikut Terkerek

600 Pekerja di PHK, 2 Pabrik Otomotif Dipastikan Tak Pindah ke Vietnam

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:52 WIB
header img
Para pekerja saat menggelar aksi May Day di depan kantor Gubernur Jatim. (Foto : Andika).

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan rencana pengalihan basis produksi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang tersebut ke Vietnam untuk sementara berhasil ditunda.

“Alhamdulillah, tadi dilaporkan oleh teman-teman yang memang turun ke lapangan, bahwa rencana perpindahan itu untuk sementara bisa ditunda. Artinya tidak terjadi pemindahan ke Vietnam,” kata Prasetyo di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Prasetyo yang juga menjabat Ketua Satgas Mitigasi PHK mengatakan pemerintah terus berupaya mencari solusi agar potensi PHK massal dapat dicegah. Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena berkaitan dengan keputusan investor atau principal perusahaan.

“Karena dua perusahaan otomotif itu berencana berpindah oleh karena principal atau investornya yang memutuskan ingin mengurangi atau memindahkan investasinya,” ujarnya.

Sebelumnya, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan adanya potensi PHK terhadap sekitar 7.000 pekerja di dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang di Jatim akibat rencana pengalihan basis produksi ke Vietnam.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut