get app
inews
Aa Text
Read Next : Era Digital, Kampus Merah Putih Beri Trik Hadapi Pendidikan Pakai Artificial Intelligence

Di Tengah Ledakan AI, Rektor Untag Surabaya Ingatkan Satu Nilai yang Tak Boleh Hilang

Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:20 WIB
header img
Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro menegaskan AI dan transformasi digital harus diimbangi karakter, amanah, serta integritas saat menyongsong visi Untag Surabaya 2026. Foto iNewsSurabaya.id/ist

Wakil Rektor I Untag Surabaya Dr. Rr. Amanda Pasca Rini menjelaskan bahwa "tajug" dapat dimaknai sebagai rumah ilmu yang harus terus dijaga kualitasnya.

"Di tengah revolusi AI, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar mengajarkan penggunaan teknologi. Kampus harus membentuk manusia yang memiliki empati, moral, etika, serta kemampuan berpikir kritis agar teknologi digunakan untuk membawa manfaat, bukan sebaliknya," ujar Amanda.

Menurutnya, kualitas akademik, penelitian, inovasi, hingga pembentukan karakter mahasiswa harus berjalan beriringan sehingga lulusan Untag Surabaya siap bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas kebangsaan.

Sementara itu, Wakil Rektor II Supangat menyoroti makna "fakir miskin" sebagai simbol amanah dalam pengelolaan institusi pendidikan.

"Kepercayaan masyarakat kepada perguruan tinggi adalah amanah yang harus dijaga. Karena itu, pengelolaan keuangan, pembangunan sarana prasarana, digitalisasi layanan, hingga pemberian beasiswa harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan," kata Supangat.

Ia menegaskan, transformasi digital di lingkungan kampus harus dibarengi tata kelola yang baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan mahasiswa dan masyarakat.

Melalui refleksi di Tanah Cirebon, Untag Surabaya menegaskan komitmennya menjadi kampus yang terbuka terhadap kolaborasi internasional, inovasi, dan perkembangan AI tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan. Bagi Untag Surabaya, langkah menuju 2026 bukan sekadar mengejar kemajuan teknologi, melainkan memastikan setiap inovasi tetap berpijak pada karakter, amanah, dan pengabdian kepada masyarakat. Itulah yang diyakini menjadi kunci utama menghadapi masa depan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut