Mahasiswa Asal Surabaya Ini Borong 11 Medali di Kejuaraan Karate Nasional 2026, Sabet 3 Emas 8 Perak
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya di tingkat nasional. Tim karate Untag sukses membawa pulang 11 medali, terdiri atas 3 medali emas dan 8 medali perak, dalam ajang Rektor Cup UIN Walisongo 11th Karate Nasional Championship 2026 yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, Jawa Tengah.
Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti ratusan atlet dari berbagai sekolah, dojo, klub, hingga perguruan tinggi di Indonesia. Pada kategori mahasiswa, persaingan berlangsung ketat karena diikuti sejumlah kampus ternama, seperti UIN Walisongo Semarang, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta perguruan tinggi lainnya.
Keberhasilan kontingen Untag Surabaya memborong belasan medali menjadi bukti kemampuan para atlet dalam bersaing di level nasional sekaligus mengharumkan nama kampus.
Salah satu penyumbang medali emas, Cici Kurnia Nur Cholifah, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023, mengungkapkan seluruh pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi karena setiap atlet datang dengan persiapan terbaik.
"Pertandingan berlangsung cukup ketat karena seluruh peserta memiliki kemampuan yang sangat baik. Sebelum bertanding saya mempersiapkan diri melalui latihan rutin, menjaga kondisi fisik, dan mempersiapkan mental agar tetap fokus. Alhamdulillah, berkat kerja keras, doa, serta dukungan dari pelatih dan rekan satu tim, saya mampu tampil maksimal hingga berhasil meraih medali emas," ujarnya.
Menurut Cici, persiapan dilakukan jauh sebelum kejuaraan dimulai. Selain meningkatkan kemampuan teknik dan fisik, para atlet juga menjaga pola makan, waktu istirahat, hingga kesiapan mental agar mampu tampil optimal di arena pertandingan.
Ia menilai dukungan rekan satu tim menjadi salah satu faktor penting yang membantunya meraih hasil terbaik.
"Peran teman-teman satu tim sangat penting. Mereka selalu memberikan semangat, saling mendukung saat latihan maupun ketika bertanding, serta membantu memberikan evaluasi setelah pertandingan. Dukungan tersebut membuat saya lebih percaya diri dan termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik," katanya.
Prestasi juga diraih Muhamad Aghisna Romadhoni, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2025, yang sukses mengoleksi tiga medali perak.
Aghis menjelaskan seluruh atlet menjalani proses seleksi serta program latihan intensif sebelum bertolak ke Semarang.
"Dari sisi fisik, kami fokus meningkatkan daya tahan, kekuatan, kecepatan, dan kelincahan. Dari sisi teknik, kami memperbanyak latihan kumite dan simulasi pertandingan agar lebih siap menghadapi berbagai tipe lawan. Sementara dari sisi mental, pelatih selalu memberikan motivasi agar kami tetap percaya diri, fokus, dan tidak mudah tertekan ketika bertanding," jelasnya.
Baginya, keberhasilan melaju hingga partai final menjadi pengalaman berharga yang akan menjadi bekal menghadapi kompetisi berikutnya.
"Momen yang paling berkesan adalah ketika berhasil lolos ke babak final. Pertandingan berlangsung sangat ketat karena kedua atlet sama-sama ingin menjadi juara. Walaupun akhirnya saya meraih medali perak, pengalaman bertanding di final memberikan pelajaran yang sangat berharga dan menjadi motivasi untuk terus berkembang," tuturnya.
Daftar Peraih Medali Kontingen Karate Untag Surabaya
Kontingen karate Untag Surabaya berhasil mengumpulkan 11 medali melalui sejumlah nomor pertandingan, yakni:
Muhamad Aghisna Romadhoni (Psikologi): 3 medali perak (Kata Beregu Mahasiswa Putra, Kata Perorangan Mahasiswa Putra, Kumite -60 Kg Mahasiswa Putra).
Dewi Purnani Kurniafa (Psikologi): 1 medali emas (Kata Perorangan Mahasiswa Putri).
Cici Kurnia Nur Cholifah (Manajemen): 1 medali emas (Kumite 58+ Kg Mahasiswa Putri) dan 1 medali perak (Kata Perorangan Mahasiswa Putri).
Excel Eka Alfian (Manajemen): 2 medali perak (Kata Beregu Mahasiswa Putra dan Kumite 85+ Kg Mahasiswa Putra).
Fajar Nurfi Amanila (Ilmu Hukum): 1 medali emas (Kumite -67 Kg Mahasiswa Putra) dan 1 medali perak (Kata Beregu Mahasiswa Putra).
Davin Ariel Susanto (Teknik Sipil): 1 medali perak (Kumite -75 Kg Mahasiswa Putra).
Raihan tiga medali emas dan delapan medali perak tersebut mempertegas konsistensi mahasiswa Untag Surabaya dalam mengembangkan prestasi olahraga di tingkat nasional. Para atlet pun bertekad terus meningkatkan kemampuan agar mampu tampil pada kejuaraan dengan level yang lebih tinggi sekaligus mempersembahkan prestasi yang lebih banyak bagi kampus dan Jawa Timur.
Editor: Arif Ardliyanto