Ganti Kepala Sekolah, SMAN 2 Taruna Jatim Bidik Lulusan Bermental Pemimpin
Sekolah juga memiliki tanggung jawab menyiapkan generasi muda yang memiliki ketahanan fisik dan mental, disiplin, integritas, serta semangat melayani masyarakat.
Karena itu, pola pembinaan disiplin dan jiwa korsa diminta tetap dilakukan melalui pendekatan pendidikan yang mengedepankan keteladanan. Aries secara khusus mengingatkan agar proses pembinaan tidak diwarnai perundungan maupun kekerasan fisik.
“Jadikan SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur sebagai rumah belajar yang aman, nyaman, dan membanggakan. Kedisiplinan harus dibangun dengan ketegasan yang mendidik dan kasih sayang,” ujarnya.
Selain pembentukan karakter, Muhadi juga dituntut membawa penguatan dalam bidang pembelajaran. Aries mendorong kepala sekolah baru menjadi educational leader yang mampu mempercepat transformasi digital dan menerapkan metode pembelajaran modern.
Penguatan kompetensi sains dan teknologi juga menjadi perhatian. Target lainnya adalah meningkatkan capaian lulusan, termasuk memperbesar peluang taruna diterima di perguruan tinggi negeri, Akademi TNI/Polri, maupun sekolah kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Muhadi tidak langsung ditunjuk begitu saja untuk menduduki posisi kepala SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur. Aries menjelaskan, proses pemilihan kepala sekolah dilakukan melalui tahapan seleksi yang cukup panjang dan ketat.
Sejumlah aspek menjadi bahan penilaian, mulai dari integritas, kapasitas kepemimpinan, pemahaman mengenai pendidikan ketarunaan, verifikasi dokumen dan rekam jejak, presentasi gagasan, wawancara, studi kasus, hingga job shadowing dan pantukhir.
“Para calon harus memaparkan gagasan melalui presentasi, mengikuti sesi wawancara dan studi kasus, kemudian menjalani job shadowing atau observasi lapangan hingga tahap akhir atau pantukhir,” jelas Aries.
Dengan proses tersebut, Muhadi diharapkan mampu melanjutkan sekaligus mengembangkan berbagai fondasi yang telah dibangun oleh kepala sekolah sebelumnya.
Aries menyampaikan apresiasi kepada Sumarmin atas pengabdian selama memimpin SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur. Menurutnya, ketertiban, prestasi, inovasi, serta fondasi pendidikan yang telah terbentuk merupakan bagian penting dari kontribusi Sumarmin.
Pendidikan di SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI Angkatan Darat dan IPDN.
Aries mengapresiasi pendampingan TNI AD dalam membentuk kedisiplinan, ketahanan fisik, nasionalisme, patriotisme, hingga wawasan kebangsaan para taruna.
Sementara itu, IPDN berperan memperkuat pemahaman kepamongprajaan, integritas, kepemimpinan publik, etika birokrasi, serta semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting karena para siswa tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi dunia akademik, tetapi juga diarahkan memiliki karakter dan kemampuan kepemimpinan yang kuat.
“Taruna-taruni ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dipersiapkan dengan pendidikan yang utuh, baik akademik, karakter, fisik, maupun jiwa kepemimpinannya,” pungkas Aries.
Pelantikan Muhadi turut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Direktur Pascasarjana IPDN Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., unsur TNI-Polri, Kepala Bakorwil II Bojonegoro, jajaran Dindik Jatim, kepala SMAN Taruna se-Jawa Timur, kepala sekolah di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro, komite sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta para taruna SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Editor : Arif Ardliyanto