Tak Ingin Difabel Terpinggirkan, DPRD Surabaya Dorong Perda Baru, Ini Isinya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Upaya memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Surabaya memasuki babak baru. DPRD Surabaya kembali mendorong pembahasan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif yang secara khusus mengatur pemenuhan hak dan aksesibilitas bagi kelompok difabel.
Dorongan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi terkait permohonan audiensi Koalisi Difabel Kota Surabaya di ruang Komisi D DPRD Kota Surabaya. Pertemuan itu melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Bappeda, Bagian Hukum dan Kerja Sama Pemerintah Kota Surabaya serta dinas terkait lainnya.
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, William Wirakusuma, mengatakan rapat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi sejumlah aspirasi kelompok difabel yang sebelumnya disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Dari tiga usulan utama yang menjadi perhatian, dua di antaranya disebut telah dijalankan oleh Pemerintah Kota Surabaya.
“Tadi kita cek lagi apakah yang disampaikan di Musrenbang itu sudah difasilitasi oleh pemerintah kota. Ternyata memang permintaan dari teman-teman difabel ada RAD (Rencana Aksi Daerah) dan ada satu program lagi yang memang untuk memfasilitasi teman-teman di OPD, itu sudah dilakukan semua,” kata William.
Meski sejumlah program telah berjalan, William menilai masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu dibenahi. Salah satunya menyangkut akses penyandang disabilitas terhadap lapangan pekerjaan.
Pemkot Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) sebelumnya telah menyediakan job fair khusus penyandang disabilitas. Namun, pelaksanaan program tersebut dinilai masih perlu diselaraskan dengan kebutuhan pencari kerja dari kelompok difabel.
“Soal pekerjaan, pemerintah kota melalui Disperinaker sudah ada job fair khusus disabilitas. Mungkin arahnya masih belum tepat sesuai dengan keinginan teman-teman difabel. Tapi sebenarnya sudah saya cek apakah usulannya sudah dilaksanakan dan memang sudah dikerjakan,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto