Surabaya Siapkan Sistem Air Limbah Modern, Septic Tank hingga Sungai Jadi Lokasi Pengelolaan Canggih
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di balik hiruk pikuk kota besar, persoalan air limbah kerap luput dari perhatian. Padahal, dari saluran kecil di permukiman hingga sungai, semuanya menyimpan cerita tentang kualitas hidup warganya.
Kini, Pemerintah Kota Surabaya mulai bergerak. Sebuah langkah besar tengah disiapkan: menghadirkan sistem pengelolaan air limbah domestik yang lebih modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan.
Rencana ini memang belum final. Pembahasannya masih bergulir di Panitia Khusus (Pansus) Air Limbah Domestik DPRD Surabaya. Namun arah kebijakannya sudah jelas—menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus menekan risiko penyakit akibat pencemaran.
Untuk memperkuat kajian, pansus menghadirkan pakar Teknik Lingkungan dari ITS, Prof. Ir. Joni Hermana. Dalam paparannya, ia menilai Surabaya punya peluang besar untuk melompat jauh, bahkan setara dengan kota-kota maju.
Menurutnya, pengelolaan air limbah melalui sistem terpusat yang terintegrasi dengan PDAM bukan hal mustahil. Bahkan, dukungan internasional sudah mulai terbuka.
“Beberapa negara seperti Jerman, Kanada, dan Australia sudah menunjukkan komitmen. Di daerah lain, nilai hibah bisa mencapai Rp900 miliar. Untuk Surabaya, potensinya bisa lebih besar,” ujarnya.
Bukan sekadar bantuan dana, negara pemberi hibah biasanya juga ikut terlibat dalam proses pembangunan. Artinya, kualitas teknologi dan keberlanjutan sistem bisa lebih terjamin.
Bagi warga, ini bukan hanya soal proyek infrastruktur. Ini tentang bagaimana air tanah tetap bersih, saluran tidak lagi mampet, dan lingkungan menjadi lebih layak huni.
Editor: Arif Ardliyanto