Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Surabaya Tegas, RT/RW Dilarang Tarik Iuran Sembarangan, Ini Tiga Pungutan yang Diizinkan
Advertisement . Scroll to see content

Parkir di Surabaya Makin Praktis, Tak Perlu Ribet Pakai Uang Cash, Bayar Beralih ke Sistem Digital

Jum'at, 19 Juni 2026 | 05:12 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Parkir di Surabaya Makin Praktis, Tak Perlu Ribet Pakai Uang Cash, Bayar Beralih ke Sistem Digital
Pemkot Surabaya mengajak masyarakat beralih ke parkir digital untuk mempermudah transaksi, meningkatkan transparansi, dan mendukung layanan parkir yang lebih modern. Foto ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan parkir digital, baik di tepi jalan umum (TJU) maupun di area parkir halaman persil. Upaya ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan sistem parkir yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah digunakan melalui berbagai pilihan metode pembayaran non-tunai.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, digitalisasi parkir menjadi salah satu program yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Karena itu, Pemkot Surabaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mendorong implementasi sistem parkir non-tunai sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan publik berbasis teknologi.

"Kami bersama Forkopimda Kota Surabaya terus berupaya menjawab kebutuhan dan keinginan warga. Salah satunya melalui penerapan parkir digital berbasis non-tunai yang menjadi harapan masyarakat Surabaya," ujar Wali Kota Eri Cahyadi. 


Pemkot Surabaya mengajak masyarakat beralih ke parkir digital untuk mempermudah transaksi, meningkatkan transparansi, dan mendukung layanan parkir yang lebih modern. Foto ist

Menurutnya, kebijakan tersebut lahir dari aspirasi warga yang menginginkan pengelolaan parkir yang lebih terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, pemkot berkomitmen mempercepat penerapan parkir digital di berbagai wilayah Surabaya.

"Keinginan warga Surabaya menjadi perhatian utama kami. Salah satunya adalah penerapan parkir digital berbasis non-tunai yang memang diharapkan masyarakat, sehingga kami menjalankannya," jelasnya.

Selain memberikan kemudahan bagi pengguna layanan, digitalisasi parkir juga menjadi salah satu upaya Pemkot Surabaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan sistem non-tunai, Wali Kota Eri menuturkan seluruh transaksi tercatat secara digital sehingga dapat meminimalkan prasangka terkait pembayaran parkir dan pembagian hasil antara pemerintah dengan juru parkir.

"Dengan sistem digitilasasi maka akan menghilangkan prasangka terkait pembayaran parkir. Dengan non-tunai ini masyarakat bisa membayar sesuai yang ditentukan dan lebih transparan," katanya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut