Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Asal Pasang Regulator LPG, 5 Langkah Ini Wajib Dilakukan Sebelum Menyalakan Kompor
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Cuma Soal Bisnis, 69 Penghargaan Ini Ungkap Perubahan di Balik Operasional Pertamina

Minggu, 13 September 2026 | 07:34 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Bukan Cuma Soal Bisnis, 69 Penghargaan Ini Ungkap Perubahan di Balik Operasional Pertamina
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus meraih 69 penghargaan ENSIA 2026, terdiri dari 11 Platinum, 18 Gold, 39 Silver, dan 1 Local Hero Inspiratif. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh. Jumhur Hidayat dalam acara tersebut mengingatkan dunia usaha agar tidak menjadikan kepatuhan terhadap aturan lingkungan sebagai titik akhir.

Menurutnya, perusahaan perlu melangkah lebih jauh dengan melakukan pemulihan terhadap lingkungan yang telah mengalami kerusakan.

“ENSIA 2026 merupakan salah satu bentuk praktik beyond compliance, yaitu upaya dunia usaha untuk tidak berhenti pada pemenuhan regulasi lingkungan. Tahap berikutnya perlu diarahkan pada restorative activity, yaitu tindakan nyata untuk memulihkan lingkungan yang telah mengalami kerusakan,” ujar Moh. Jumhur Hidayat.

Ia juga menekankan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada perusahaan. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki tanggung jawab masing-masing dalam menjaga kondisi lingkungan.

“Gerakan Tobat Ekologis bukan hanya ditujukan kepada perusahaan, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Pemerintah, korporasi, maupun individu memiliki peran dalam memperbaiki perilaku terhadap lingkungan,” lanjutnya.

Pesan tersebut menempatkan penghargaan lingkungan bukan semata sebagai pencapaian administratif, melainkan sebagai bagian dari evaluasi terhadap dampak program yang dilakukan di lapangan.

69 Penghargaan Jadi Evaluasi Inovasi

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan penghargaan yang diperoleh merupakan hasil dari berbagai inovasi yang dikembangkan oleh unit operasi.

Menurut Ahad, setiap program memiliki latar belakang persoalan yang berbeda, sehingga pendekatan yang digunakan juga disesuaikan dengan kondisi wilayah.

“Penghargaan ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan representasi dari kerja keras dan semangat seluruh insan Pertamina dalam menghadirkan perubahan. Setiap inovasi lahir dari kepedulian, baik terhadap lingkungan maupun masyarakat. Kami bangga karena inovasi yang dilakukan di berbagai unit operasi dapat memberikan manfaat sekaligus mendapatkan apresiasi di tingkat nasional,” ujar Ahad.

Ia menilai penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk melihat kembali kualitas dan dampak program yang telah dijalankan.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan bukanlah sebuah tujuan akhir, melainkan perjalanan yang harus terus dilakukan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memastikan setiap langkah operasional Pertamina memberikan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan di masa depan,” tambahnya.

Beragam program yang masuk dalam ENSIA 2026 menunjukkan luasnya isu yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional. Mulai dari persoalan sampah, penggunaan air dan energi, emisi, limbah, hingga perlindungan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat.

Dari berbagai program tersebut, penghargaan yang diterima menjadi gambaran bahwa inovasi lingkungan dan sosial tidak hanya dilakukan melalui satu jenis pendekatan. Setiap unit mengembangkan program berdasarkan persoalan yang ditemukan di wilayahnya, dengan tujuan menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat maupun lingkungan.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut