Dijanjikan Jadi Pemandu Lagu, 4 Perempuan di Bawah Umur Diduga Dipaksa Layani Tamu
Yudhi menjelaskan, keempat korban sebelumnya diduga ditawari pekerjaan sebagai pemandu lagu di sebuah rumah karaoke di wilayah Jember. Namun, pekerjaan yang dijalani diduga tidak sesuai dengan tawaran awal.
"Keempat korban diketahui berasal dari Pekalongan dan Pemalang, Jawa Tengah. Mereka sebelumnya diduga ditawari pekerjaan sebagai pemandu lagu di sebuah rumah karaoke di wilayah Jember," kata Yudhi.
Selain menyelamatkan empat perempuan tersebut, polisi juga mengamankan seorang perempuan di lokasi. Perempuan itu diduga memiliki keterkaitan dengan pekerjaan dan perekrutan para korban.
Dalam pemeriksaan awal, perempuan yang diamankan polisi tersebut juga mengakui kesalahannya.
"Iya, saya akui salah, Pak," ujar perempuan tersebut saat diperiksa petugas.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di Mapolsek Waru, keempat perempuan yang masih di bawah umur tersebut bersama perempuan yang diduga berkaitan dengan kasus itu kemudian diserahkan kepada Satres PPA dan TPPO Polda Jawa Timur di Surabaya.
Penyerahan dilakukan agar penanganan perkara dapat dilanjutkan melalui pemeriksaan dan penyelidikan lebih mendalam. Polisi akan mendalami dugaan proses perekrutan, pemberangkatan hingga eksploitasi terhadap keempat korban.
Penyidik juga masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Langkah tersebut diperlukan untuk mengungkap secara utuh bagaimana keempat perempuan tersebut bisa direkrut dan kemudian dibawa ke Jember hingga akhirnya melarikan diri ke Sidoarjo.
Kasus dugaan TPPO tersebut kini berada dalam penanganan lebih lanjut Satres PPA dan TPPO Polda Jawa Timur.
Editor: Arif Ardliyanto