Jatim Tak Masuk 10 Besar Indeks Pembangunan Pemuda Tertinggi Nasional, Kalah dari Papua
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Jawa Timur (Jatim) tidak masuk dalam 10 provinsi dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tertinggi nasional berdasarkan data Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2024 dengan metode penghitungan baru. Jatim berada di peringkat ke-17 dari 38 provinsi dengan nilai IPP sebesar 62,91.
Capaian tersebut menempatkan Jatim di bawah sejumlah provinsi lain, termasuk Jawa Tengah yang berada di peringkat kesembilan dengan nilai 63,72. Sementara itu, Jawa Barat menempati peringkat ke-16 dengan skor 62,96, sedikit di atas Jatim.
Berdasarkan data tersebut, Bali menempati posisi teratas dengan nilai IPP 75,75, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta dengan skor 73,66 dan Kepulauan Riau sebesar 69,65. DKI Jakarta berada di peringkat keempat dengan nilai 67,95, sedangkan Sulawesi Utara menempati posisi kelima dengan skor 67,13.
Lima provinsi lainnya yang melengkapi 10 besar adalah Papua dengan nilai 66,12, Kepulauan Bangka Belitung sebesar 65,65, Sumatera Utara sebesar 63,73, Jawa Tengah sebesar 63,72, dan Riau sebesar 63,51.
Adapun nilai IPP Jatim sebesar 62,91 terpaut 0,60 poin dari Riau yang menempati posisi ke-10. Selisih tersebut menunjukkan bahwa posisi Jatim masih berada di luar kelompok 10 provinsi dengan capaian IPP tertinggi pada 2024.
Di bawah Jatim, terdapat Kalimantan Selatan yang berada di peringkat ke-18 dengan nilai 62,69, disusul Bengkulu sebesar 62,20 dan Gorontalo sebesar 61,99.
IPP menjadi salah satu indikator untuk melihat capaian pembangunan kepemudaan di tingkat nasional maupun daerah. Data IPP dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat posisi suatu provinsi dibandingkan daerah lain dalam pembangunan pemuda.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi muda menjadikan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 momentum memperkuat persatuan, mengembangkan kemampuan, serta menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2026 di halaman Bakorwil Pamekasan, Rabu (28/10/2026).
Menurut Khofifah, ketiga nilai tersebut harus tumbuh bersama dalam diri generasi muda. Sikap patriotik memberikan arah pengabdian kepada bangsa, kegigihan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan. “Indonesia membutuhkan pemuda yang berani mengambil peran dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Khofifah.
Orang nomor satu di Jatim itu juga menyinggung IPP Jatim tahun 2024, Jatim mencatatkan nilai 62,91. Angka itu di atas capaian nasional sebesar 62,88. Pada domain partisipasi dan kepemimpinan, Jatim mencapai 52,04, melampaui angka nasional sebesar 48,24. “Capaian tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk terus memperluas ruang partisipasi pemuda,” ujarnya.
Editor: Arif Ardliyanto