Cadangan Minyak 60 Hari Jadi Tameng Ekonomi dari Gejolak Global
Sebelumnya, Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah sedang menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah di sejumlah wilayah Sumatra.
Fasilitas tersebut dirancang untuk menampung minyak mentah hasil impor sehingga Indonesia memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih memadai ketika terjadi gangguan pasokan global.
"Kita akan membangun storage beberapa di wilayah Sumatra untuk ketika kita melakukan impor crude. Target kita bisa sampai dengan 60 hari," ujar Bahlil, dikutip Rabu (4/11/2026).
Pembangunan fasilitas penyimpanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan fleksibilitas pengelolaan pasokan minyak.
Di tengah ketidakpastian geopolitik dan potensi gejolak harga energi, penguatan cadangan minyak diharapkan menjadi salah satu tameng ekonomi Indonesia agar aktivitas industri, distribusi, dan perekonomian masyarakat tetap berjalan ketika pasokan global mengalami turbulensi.
Editor: Arif Ardliyanto