Tunanetra Mengaji di Monkasel Surabaya, Jadi Ajang Siswa Belajar Makna Ketulusan dari Kekurangan

Arif Ardliyanto
Festival Tunanetra Mengaji di Monkasel Surabaya jadi ajang belajar empati dan kemanusiaan bagi siswa SMK IPIEMS dan penyandang tunanetra. Foto iNewsSurabaya/ist

Rangkaian acara semakin bermakna dengan penyerahan santunan untuk anak yatim dan peserta tunanetra. Tidak hanya panitia, masyarakat dan donatur turut ambil bagian dalam kegiatan sosial ini.

Yang paling menyentuh adalah sesi “Tunanetra Juga Bisa Berbagi”, ketika para peserta tunanetra menceritakan kisah hidup mereka. Banyak relawan yang mengaku terharu dan mendapatkan pelajaran berharga tentang kesabaran dan keikhlasan dari pengalaman itu.

Di penghujung acara, panitia mengumumkan santri terbaik, juara lomba, dan penerima ACI Award sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan dedikasi para peserta.

Usai acara utama, para relawan dan peserta menikmati makan siang bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Beberapa siswa tampak membantu peserta menyantap hidangan sambil berbincang ringan.

Acara ditutup dengan doa bersama serta kegiatan edukatif di sekitar Monkasel. Para peserta diajak naik ke dalam kapal selam dan berfoto bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

“Lewat kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menjadi relawan, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial,” ungkap Khadafi.

Festival Tunanetra Mengaji Jilid 5 bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga cermin nilai kemanusiaan dan solidaritas. SMK IPIEMS berharap semangat berbagi dan peduli ini bisa terus berlanjut, menginspirasi generasi muda untuk menjadikan kebaikan sebagai bagian dari kehidupan.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network