SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Keluhan hidung tersumbat berkepanjangan, nyeri wajah, hingga gangguan penciuman sering kali dianggap masalah kesehatan biasa. Padahal, gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan sinus yang membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam agar penyebabnya dapat diketahui secara pasti.
Seiring perkembangan teknologi medis, proses diagnosis gangguan sinus kini dapat dilakukan dengan lebih akurat melalui pemeriksaan endoskopi hidung. Metode ini memungkinkan dokter melihat kondisi rongga hidung dan sinus secara langsung dengan pendekatan minimal invasif, sehingga memberikan gambaran yang lebih jelas dibandingkan pemeriksaan fisik konvensional.
Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher (THT-BKL) Mayapada Hospital Surabaya, dr. Nessia Nurina Putri, Sp.T.H.T.B.K.L, menjelaskan bahwa teknologi endoskopi membantu dokter mengidentifikasi berbagai kelainan yang berpotensi menjadi penyebab munculnya keluhan sinus.
“Melalui visualisasi endoskopi, dokter dapat melihat adanya pembengkakan, sumbatan, maupun kelainan lain pada rongga hidung dan area sinus yang mungkin tidak terlihat saat pemeriksaan biasa. Dengan begitu, penilaian kondisi pasien dapat dilakukan secara lebih objektif,” ujarnya.
Selain memberikan hasil evaluasi yang lebih detail, pemeriksaan endoskopi hidung juga dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Teknik minimal invasif memungkinkan dokter menjangkau area yang sulit terlihat tanpa memerlukan tindakan yang kompleks, sehingga proses diagnosis dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Keunggulan lain dari teknologi ini adalah kemampuannya mempercepat proses penegakan diagnosis. Semakin cepat penyebab gangguan diketahui, semakin besar peluang pasien mendapatkan terapi yang sesuai sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
