Menurut Baidar, perpaduan tersebut menjadikan kerapan sapi betina sebagai ekspresi budaya yang khas bagi masyarakat Giliraja.
Sapi betina tidak hanya menjadi objek tontonan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi yang memiliki hubungan dengan kehidupan masyarakat dan sejarah pertanian di pulau tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
