get app
inews
Aa Read Next : Fenomena KPK Usut Kasus Korupsi Dibawah Rp1 Miliar, Begini Respon Pakar Hukum Pidana

Sita Aset BLBI, Pakar Hukum: Satgas Hati-Hati Jangan Sampai Digugat Balik!

Jum'at, 01 Juli 2022 | 13:18 WIB
header img
Diskusi umum dengan tema "Membincang Profesionalisme, Transparansi, dan Akuntabilitas Satgas BLBI" yang dihelat oleh Nusakom Pratama Institute, Jumat (1/7/2022). (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Pengamat kebijakan publik, Lutfil Hakim, menanggapi tindakan sita aset yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk menyelesaikan hak tagih negara atas kasus BLBI.

Menurut dia, Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI harus bekerja ekstra keras untuk mengembalikan kerugian negara. Sebab, upaya perdata yang selama ini telah dilakukan belum bisa memaksa obligor menuntaskan kewajibannya.

“Sebelumnya pemerintah sudah membentuk BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) dan PPA (Perusahaan Pengelolaan Aset) tapi semuanya tidak berhasil,” kata Lutfi saat diskusi umum dengan tema "Membincang Profesionalisme, Transparansi, dan Akuntabilitas Satgas BLBI" yang dihelat oleh Nusakom Pratama Institute seperti dikutip dalam keterangan pers diterima, Jumat (1/7/2022).

Senada dengan Lutfil, pakar hukum perbankan Universitas Airlangga Nurwahjuni menilai, Satgas BLBI terkesan tidak berhati-hati karena ada beberapa aset perusahaan yang masih diatasnamakan pribadi.

Dia pun menyarankan agar Satgas BLBI harus bisa berpikir secara hukum. 

"Jangan sampai digugat balik oleh pihak yang merasa dirugikan," tegasnya.

Editor : Ali Masduki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut