Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenang Tragedi Kanjuruhan, Seleksi Pemain Banteng Jatim FC U-17 Dimulai dengan Tabur Bunga
Advertisement . Scroll to see content

Siswa SD di Surabaya Gelar Salat Ghoib Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oktober 2022 | 10:43 WIB
  • author Ali Masduki
Siswa SD di Surabaya Gelar Salat Ghoib Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
MIM Dupan Surabaya menggelar Salat Ghoib untuk korban tragedi kerusuhan supoter bola saat laga Persebaya vs Arema FC, Senin (3/10/2022). Foto: iNewsSurabaya.id/Ali

SURABAYA, iNews.id - Ratusan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 28 (MIM Dupan) Surabaya menggelar Salat Ghoib untuk korban tragedi kerusuhan supoter bola saat laga Persebaya vs Arema FC, Senin (3/10/2022).

Salat Ghoib yang diikuti 207 siswa ini sebagai bentuk ungkapan atas tragedi yang membuat ratusan jiwa melayang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur tersebut.

Kepala MIM Dupan Surabaya Ustad Rohim mengatakan, kegiatan ini menjadi perwakilan rasa kesedihan kehilangan salah satu anggota keluarga.

"Sholat ghoib ini kami lakukan bersama siswa-siswi untuk mewakili ucapan turut berduka dan berbelasungkawa atas tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang. Semoga Allah menempatkan mereka di tempat yang terbaik disisi Allah dan dimasukan dalam surganya," tuturnya.

Selain itu, lanjut pria yang biasa disapa Ustad Ochim ini, kegiatan juga sebagai pembelajaran kepada anak didiknya supaya tahu apa itu Salat Ghoib.

Bagi Ustad Rohim, pelaksanaan sholat ghoib MIM Dupan merupakan upaya lanjutan dari instruksi Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

"PDM Kota Surabaya mengintruksikan (AUM) Amal Usaha Muhammadiyah baik masjid, sekolahan, maupun panti asuhan di seluruh Kecamatan Se-Suranaya untuk menggelar shalat Ghaib," ungkapnya.

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut