Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Izinkan Kampus Asing Masuk Indonesia, PTS di Jatim Galau!
Advertisement . Scroll to see content

PTN BH Terima Mahasiswa Seenaknya, Maba Swasta Turun Drastis, ABPPTSI Ambil Sikap

Kamis, 31 Agustus 2023 | 07:21 WIB
  • author Arif Ardliyanto
PTN BH Terima Mahasiswa Seenaknya, Maba Swasta Turun Drastis, ABPPTSI Ambil Sikap
PTN BH Terima Mahasiswa Seenaknya, ABPPTSI Ambil Sikap. Foto iNewsSurabaya/ist

MEDAN, iNewsSurabaya.id - Penurunan jumlah mahasiswa yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS) membuat Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) ketar-ketir. Mereka membawa permasalah ini dalam Rapat Kerja Nasional (Rekernas) ABPPTSI di Medan, Sumatera Utara. 

Raker ABPPTSI ini membahas secara serius fenomena terbaru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang membuka program studi (Prodi) baru dengan menerima mahasiswa sebanyak-banyaknya. Imbasnya, kuota mahasiswa yang masuk ke PTS berkurang sangat drastis. Bahkan PTS sulit untuk memenuhi pagu prodi yang telah ditetapkan pemerintah. 

"Banyak masalah yang kita bahas dalam Rakernas ini. Hasil diskusi ABPPTSI wilayah Jawa Timur, penurunan jumlah mahasiswa baru yang masuk ke swasta sangat banyak, tren ini tidak hanya terjadi di wilayah Jawa Timur tetapi secara nasional," kata Dr. Budi Endarto, SH., M.Hum, Ketua ABPPTSI Wilayah Jawa Timur. 

Menurutnya, penurunan jumlah mahasiswa baru yang masuk ke swasta dipengaruhi oleh perubahan beberapa Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. 

Perubahan ini, ujarnya memiliki konsekuensi sangat besar. PTN BH menjadi sangat agresif dalam membuka penerimaan mahasiswa baru. Mereka menerima mahasiswa sebanyak-banyaknya tanpa melihat Perguruan Tinggi Swasta yang terus berjuang bertahan hidup. 

"Bayangkan mereka (PTN BH) membuka penerimaan mahasiswa baru di daerah atau diluar domisili. Kita sangat terasa dengan sikap itu," ujarnya. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut